RADAR BOGOR - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi menekankan pentingnya jaminan sosial bagi perangkat Desa di Kabupaten Bogor.
Hal itu disampaikan BPJS Ketenagakerjaan dalam acara pelantikan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bogor.
Kepala Kantor Cabang BPJS ketenagakerjaan Bogor Cileungsi, Andi Widya Leksana mengatakan bahwa pihaknya akan berkolobarasi dan bersinergi bersama PPDI.
Kolobarasi dan sinergitas itu, kata Andi, ada empat hal, pertama terkait pertukaran data atau informasi yang sesuai dengan ketentuan undang-undang.
"Kedua itu adalah bagaimana pelaksanaan jaminan program jaminan sosial ketenagakerjaan itu melindungi seluruh perangkat desa yang ada di Kabupaten Bogor," kata dia Selasa 29 Juli 2025.
Karena, kata Andi, masih ada perangkat desa yang belum terlindungi. Padahal sesuai undang-undang nomor 3 tahun 2024 tentang desa, mereka berhak atas jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kemudian, kata Andi, BPJS ketenagakerjaan juga akan melakukan pemanfaatan aplikasi yang ada untuk memaksimalkan dalam memberikan jaminan sosial.
"Ketiga kita juga melakukan pemanfaatan aplikasi sehubungan dengan data perangkat desa dan juga dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dan dikelola oleh BPJS ketenagakerjaan," tutur dia.
Kata Andi, ke empat yakni harus mengawal secara bersamaan terkait penyusunan regulasi daerah yang mendukung pada jaminan sosial perangkat desa.
"Poin Keempat adalah ini yang paling penting, kita bersama-sama mengawal penyusunan regulasi daerah yang mendukung upaya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi aparat desa se-Kabupaten Bogor," terang dia.
Selain itu, kata Andi, kondisi saat ini dari 416 Desa dan 19 Kelurahan di Kabupaten Bogor masih belum sepenuhnya perangkat desa terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Yang sudah kami lindungi itu baru 334 desa dan kelurahan dari 435 dan itu ada 4.364 tenaga kerja. Kemudian untuk badan permusyawaratan desa ini baru 32 desa yang terlindungi. Untuk linmas juga baru 24 desa, juga kader desa yang masih rendah," terang dia.
Oleh karena itu, Andi berharap bisa memberikan jaminan sosial bagi perangkat desa sesuai dengan visi misi Bupati Bogor, menjadikan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang.
"Jadi bersama sama dengan PPDI kita memastikan bahwa kita dapat berbuat mencegah terjadinya kemiskinan baru terutama dilingkungan Pemkab Bogor dan juga secara umum masyarakat pekerja yang ada di Kabupaten Bogor," tandasnya. (rp2)
Editor : Yosep Awaludin