RADAR BOGOR - Sehubungan dengan rampungnya pembangunan Flyover Tenjo, Kabupaten Bogor, kini warga meminta adanya pembangunan terminal.
Pasalnya, ketiadaan terminal dinilai akan menimbulkan kemacetan di kawasan tersebut. Meski flyover Tenjo sudah bisa digunakan.
Hasanudin, warga Tenjo, Kabupaten Bogor mengatakan, pasca dibangunnya flyover Tenjo, tampak kawasan tersebut belum tertata rapih. Utamanya angkutan, sehingga terminal dibutuhkan.
Sebab, banyak dari angkutan umum yang memarkirkan kendaraan di badan jalan hingga menimbulkan kemacetan.
"Sebagian besar masyarakat inginnya dibuat semacam terminal, hal itu agar tidak ada lagi angkot parkir di pinggir jalan," ungkapnya, Jumat, 1 Agustus 2025.
Ia tidak menampik dengan adanya Flyover tersebut, arus lalu lintas di sekitar Stasiun Tenjo juga menjadi lancar. Apalagi jika dibangun juga terminal untuk angkutan umum.
"Jadi akan macet juga kalau tidak ada terminal. Ketika ada terminal, pasti mengurangi kemacetan di sana," katanya.
Terpisah, Kepala Desa Tenjo, Rudi Haerudi mengaku telah mengajukan ke Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor untuk dibuatkan terminal di lahan milik PT KAI. Namun pengajuan itu belum ditindaklanjuti.
"Secara prosuder sudah kami ajukan, namun memang karena di sini itu adanya angkot tidak resmi jadi mungkin terbentur aturan," ucapnya.
Sebenarnya, lanjut Rudi, pengajuan pembangunan sub terminal telah dilakukan pihaknya sejak 6 tahun lalu.
Bersama pihak-pihak terkait juga telah dilalukan survei untuk menentukan lokasi pembangunan.
Namun lantaran minimnya lahan pemerintah di sana, sehingga pengajuan itu belum juga terealisasi.
"Terkendala lahan, sementara kalau belum ada terminal, kemacetan masih akan terjadi di kawasan itu," tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga