RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat reformasi birokrasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, bersama jajaran pejabat mengikuti Kick Off Meeting Evaluasi Reformasi Birokrasi, SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah), dan Zona Integritas (ZI) Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian PANRB pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Pertemuan ini menjadi langkah awal Pemkab Bogor untuk menyelaraskan diri dengan agenda nasional, dengan harapan reformasi birokrasi yang dilakukan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Evaluasi Kinerja Berbasis Data dan Dampak Nyata
Evaluasi SAKIP Tahun 2025 akan menggunakan pendekatan yang lebih fleksibel, yakni secara triwulanan.
Fokus utama penilaian adalah akuntabilitas program prioritas pemerintah, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, dan pembangunan ekonomi.
Setiap indikator kinerja harus memenuhi prinsip SMART-C (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound, dan Collaborative) serta didukung oleh data yang valid dan terverifikasi.
Sementara itu, penilaian Zona Integritas (ZI) akan tetap menggunakan aplikasi PMPZI, namun dengan penajaman strategi yang menuntut transformasi nyata dalam pelayanan publik dan inovasi yang memberikan dampak signifikan.
Jadwal Pelaporan dan Harapan untuk Masa Depan
Menurut Deputi Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto, proses pelaporan rencana aksi akan berlangsung dari Agustus hingga November 2025 melalui Portal RB. Kemudian, pembaruan data triwulan IV akan dilakukan pada Januari 2026.
Erwan juga mengingatkan seluruh instansi, termasuk Pemkab Bogor, untuk mengantisipasi penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Grand Design Reformasi Birokrasi 2025–2045.
Hal ini penting agar pemerintah daerah dapat menyelaraskan langkah-langkah reformasi birokrasi dengan tujuan jangka panjang pemerintah pusat.
Dengan adanya evaluasi yang ketat dan terstruktur, diharapkan Pemkab Bogor dapat mewujudkan birokrasi yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045.***
Editor : Eli Kustiyawati