RADAR BOGOR - Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto gugur dalam insiden kecelakaan pesawat latih sipil yang terjadi di kawasan TPU Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu 3 Agustus 2025.
Perwira tinggi TNI Angkatan Udara kelahiran Bandung, 20 Juni 1970 ini menghembuskan napas terakhirnya di usia 55 tahun.
Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam dunia kedirgantaraan.
Marsma TNI Fajar Adriyanto menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Malang dan pendidikan militer di Akademi Angkatan Udara dan melanjutkan studi di Universitas Pertahanan Indonesia.
Karier militernya terbilang cemerlang.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, antara lain:
* Kasie Base Ops Dinas Operasi Lanud Iswahyudi
* Komandan Skadron 3 Lanud Iswahyudi (2007–2010)
* Pabandyaops Sops Kohanudnas (2010)
* Asops Kosekhanudnas II (2012)
* Kasubdis Penerangan Umum Dispenau
* Kepala Pusat Potensi Dirgantara TNI AU (18 November–16 Januari 2023)
* Kepala Dinas Penerangan TNI AU (6 Mei 2019–18 November 2020)
* Komandan Pangkalan Udara Manuhua (8 Oktober 2017–6 Mei 2019)
* Aspotdirga Kaskoopsudnas (2023–2024)
* Kapoksahli Kodiklatau (6 Desember 2024–sekarang)
Kabar duka atas kepergian Marsma TNI Fajar Adriyanto meninggalkan luka mendalam, khususnya di lingkungan TNI AU.
Banyak pihak mengenang sosoknya sebagai pemimpin yang tegas, rendah hati, dan penuh dedikasi terhadap dunia dirgantara nasional.
Penyebab pasti insiden kecelakaan hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)
Penulis : Muhammad Ali
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim