RADAR BOGOR - Salah satu mahasiswa asal Kabupaten Bogor, Nesya Vidia, terpilih menjadi peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia (SDMI) 2025.
Nesya Vidia merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Terbuka, yang mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang bergengsi tersebut.
Nesya Vidia terpilih setelah melalui rangkaian seleksi ketat yang melibatkan generasi muda dari berbagai provinsi di Indonesia.
Seleksi tersebut mencakup pengiriman esai dan video bertema “Potensi Maritim”, wawancara, serta kampanye edukatif melalui media sosial.
Dalam proses seleksi, Nesya menunjukkan komitmen serta pemahaman yang kuat terhadap pentingnya pelestarian laut dan pembangunan wilayah pesisir.
Dalam agenda tersebut, ia akan mengikuti serangkaian pelatihan dan edukasi yang membahas berbagai isu strategis kemaritiman.
Para peserta SDMI akan dibekali materi mengenai pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan, konstitusi maritim, keamanan maritim Indonesia dan hukum maritim, hingga ekonomi kreatif berbasis maritim.
“Laut bukan hanya sekadar sumber daya, tetapi bagian tak terpisahkan dari jati diri bangsa kita sebagai negara maritim." Kata Nesya kepada Radar Bogor, Senin 4 Agustus 2025.
Nesya menyebutkan Menjadi bagian dari Sekolah Duta Maritim Indonesia 2025 merupakan kesempatan berharga baginya untuk belajar, terlibat langsung, dan menyuarakan berbagai isu kemaritiman.
"Meskipun saya tinggal di wilayah non-pesisir, saya percaya bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga laut, karena keberlangsungan laut menyentuh kehidupan kita semua,” ujar Nesya.
Puncak kegiatan SDMI 2025 akan berlangsung di Jakarta pada 10 hingga 18 Agustus 2025 dan diikuti oleh 40 peserta terpilih dari berbagai provinsi di Indonesia.
Program ini menjadi langkah awal dalam mendorong peran aktif generasi muda sebagai agen perubahan di sektor kemaritiman, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas.(cr1)