Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Spirit Surat Al-Maun dan Milad IPM Berbagi Sembako untuk Anak Yatim di MTs Muhammadiyah Jasinga Bogor

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 4 Agustus 2025 | 19:08 WIB
PEDULI : Ketua PCM Jasinga, Aris Rismansyah memberikan bantuan.
PEDULI : Ketua PCM Jasinga, Aris Rismansyah memberikan bantuan.

RADAR BOGOR - Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhamamdiyah (PD IPM) Kabupaten Bogor bekerja sama dengan KL LazisMu Mts Muhammadiyah Jasinga Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengadakan IPM berbagi sembako untuk anak yatim bekerja sama dengan KL LazisMu MTs Muhammadiyah Jasinga.

Kegiatan kali ini, mengusung tema "Bahagia mereka bahagia kita Bersama".

Acara ini diselenggarakan di mushala MTs Muhammadiyah Jasinga, Senin 4 Agustus 2025.

Ketua Umum PD IPM Kabupaten Bogor, Ipan Supanji mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga meningkatkan sumber daya manusia anak-anak yatim.

“Jadi kita tidak hanya menyantuni saja, tapi bertanggung jawab terhadap pendidikan mereka sampai jenjang kuliah, agar kelak mereka menjadi manusia yang berguna, beriman dan bertakwa,” tuturnya.

Ketua PCM Jasinga, Aris Rismansyah mengatakan, anak-anak IPM harus bisa membuat program tersebut karena mereka memahami spirit surat Al Maun, yang ditekankan sejak lama oleh pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.

Karena, kata dia, bisa saja orang yang disebut sebagai pendusta agama adalah justru orang yang hanya melakukan salat tapi abai terhadap anak yatim.

“Dalam surat Al Maun mengatakan, tahukah kamu yang mendustakan agama, yang enggan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim yang tidak berdaya, dan abai pada kebutuhan orang miskin,” katanya.

Sementara, Kepala MTS Muhammadiyah Jasinga Lili Rusli menjelaskan, gemar bersedekah ini harus ditumbuhkan pada anak-anak kita sejak dini, sehingga akan berdampak bagi perkembangan mentalnya setelah dewasa nanti.

Di samping itu, kata dia, sedekah juga merupakan sarana untuk menyucikan diri.

"Apalagi jika sikap tersebut dilandasi dengan ketulusan dan keikhlasan tentu akan menjadikannya lebih bermakna," ucapnya.

Acara santunan anak yatim ini tidak saja diberikan ke siswa MTs Muhammadiyah Jasinga saja tapi anak-anak yatim yang masih kelas 6 di tingkat SD se-kecamatan Jasinga. (*)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #LazisMu #jasinga #muhammadiyah