Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lestarikan Lingkungan, Calon Pengantin di Pamijahan Bogor Wajib Tanam Pohon

Septi Nulawam Harahap • Senin, 4 Agustus 2025 | 20:57 WIB
Pemerintah Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, mewajibkan para calon pengantin menanam pohon di lahan telah disediakan.
Pemerintah Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, mewajibkan para calon pengantin menanam pohon di lahan telah disediakan.

RADAR BOGOR - Banyak cara untuk mengedukasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan, seperti dilakukan Pemerintah Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Pemerintah desa setempat memilih cara unik melalui program Calon Pengantin Menanam Pohon.

Bagi para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan, diwajibkan untuk menanam pohon di lahan yang telah disediakan yang diberi nama Bukit Pengantin.

Sejak 3 bulan berjalan, sudah ada sebanyak 9 pasangan pengantin yang mengikuti program tersebut.

"Setiap pasangan yang akan menikah di desa kami, kami ajak untuk berkontribusi pada kelestarian lingkungan dengan menanam pohon," ujar Kepala Desa Cibitung Wetan, Kamaludin, Senin 4 Agustus 2025.

Dalam program inisiatif ini, kata dia, para calon pengantin diwajibkan untuk menanam minimal dua pohon. Mereka juga didorong untuk menjadi garda terdepan pelestarian lingkungan.

Program ini juga diharapkan menjadi gerakan nyata dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penghijauan dan menjaga keseimbangan ekosistem di tingkat desa.

"Jenis pohon yang ditanam di antaranya pohon Kelapa, Durian dan Alpukat. Pohon - pohon yang memiliki nilai ekologis dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar di masa depan," terang Kamaludin.

Lebih jauh ia menerangkan, lahirnya gerakan Calon Pengantin Menanam Pohon ini didasari oleh keprihatinan atas menurunnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.

Pemerintah Desa Cibitung Wetan melihat momentum pernikahan sebagai peluang emas untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan. Bahkan program itu telah masuk dalam peraturan desa.

"Kami ingin pernikahan tidak hanya menjadi momen kebahagiaan pribadi, tetapi juga membawa dampak positif bagi desa dan bumi yang kita cintai," tutur Kamaludin.

Respon masyarakat terhadap program ini juga cukup positif. Menurut Kamaludin, banyak calon pengantin yang antusias menyambut program ini.

Sebagai bentuk apresiasi, setiap pohon yang ditanam akan diberi tanda nama pasangan pengantin dan didata oleh Pemdes Cibitung Wetan.(cok)

Editor : Alpin.
#tanam pohon #calon pengantin #Pamijahan