Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menghadapi Globalisasi, Anggota MPR RI Asep Wahyuwijaya Berdialog Bersama Warga Bogor: Tegaskan Relevansi Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 6 Agustus 2025 | 15:18 WIB

Anggota MPR RI, Asep Wahyuwijaya saat berdialog dengan warga di Gedung SMP Fathu Makkah, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 6 Agustus 2025.
Anggota MPR RI, Asep Wahyuwijaya saat berdialog dengan warga di Gedung SMP Fathu Makkah, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 6 Agustus 2025.
RADAR BOGOR - Anggota MPR RI, Asep Wahyuwijaya, menegaskan pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa yang harus terus dihayati dan diamalkan secara kontekstual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tantangan global yang dihadapi serta potensi disrupsi atas nilai-nilai kebangsaan yang semakin kompleks mestinya semakin meneguhkan Pancasila sebagai ideologi terbuka.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Gedung SMP Fathu Makkah, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 6 Agustus 2025.

Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan.

Menurut Anggota MPR RI dari Dapil Kabupaten Bogor ini, Pancasila bukan sekadar tulisan atau hafalan, tetapi secara kontekstual dan kekinian Pancasila pun harus menjadi pedoman etis yang dapat diwujudkan secara praksis dalam kehidupan sehari-hari.

“Di era digital dan keterbukaan informasi seperti sekarang, godaan terhadap nilai-nilai individualisme, konsumerisme, hingga intoleransi makin nyata. Di sinilah nilai-nilai Pancasila menemui relevansinya dengan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Asep Wahyuwijaya.

Ketua Bidang Energi dan Mineral DPP Partai NasDem ini juga menambahkan, nilai-nilai luhur dalam Pancasila seperti prinsip Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah dan Keadilan Sosial harus terus dijaga, bukan hanya oleh negara, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat.

“Pancasila sebagai ideologi yang terbuka terhadap perubahan, dinamis namun adaptif terhadap perkembangan zaman sesungguhnya tak rentan dengan perubahan yang terjadi. Karenanya, tak ada alasan sama sekali bagi kita semua menjadi lelah dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa. Ini adalah warisan pendiri bangsa yang nilai-nilai kebangsaannya masih amat relevan dengan kondisi sekarang,” tegas Asep Wahyuwijaya.

Anggota legislatif yang akrab dipanggil Kang AW ini juga mengajak generasi muda untuk menjadi aktor utama dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila di ruang-ruang publik, termasuk di media sosial.

“Meski dunia sudah tak lagi berbatas dan fenomena globalisasi sedang kita hadapi, namun di sisi lain kecenderungan nasionalisme setiap bangsa pun justru semakin menguat. Karena itu, menyebarluaskan narasi kebangsaan harus terus dimunculkan oleh generasi muda. Jangan sampai ruang digital hanya diisi oleh ujaran kebencian dan informasi menyesatkan yang justru menggerus semangat persatuan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, politisi kelahiran Cibungbulang Kab. Bogor ini turut menekankan bahwa sosialisasi Empat Pilar —yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika — bukan hanya menjadi agenda rutinitas kelembagaan, tetapi membawa misi kebangsaan untuk membentengi bangsa dari ancaman disintegrasi dan dekadensi moral.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Usulkan UMK Harus Dievaluasi, Dedi Mulyadi: Upah Ditetapkan Sektoral Tanpa Membedakan Wilayah

“Indonesia tidak akan kokoh jika pondasi ideologisnya rapuh. Maka dari itu, Pancasila harus kita jaga bersama, bukan hanya diucapkan, tetapi dijalani dalam keseharian,” pungkas Asep Wahyuwijaya. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #pancasila #Asep Wahyuwijaya