Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Targetkan Adipura 2025, Pemkab Bogor Wajibkan Bank Sampah di Setiap Instansi Wujudkan Lingkungan Bersih dan Lestari

Kholikul Ihsan • Jumat, 8 Agustus 2025 | 09:33 WIB
Sekda Kabupaten Bogor saat menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi pengelolaan sampah
Sekda Kabupaten Bogor saat menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi pengelolaan sampah

RADAR BOGOR – Pemkab Bogor memberi perhatian lebih dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan lestari. Di antara langkah terobosan yang diambil adalah menargetkan pembangunan bank sampah di seluruh instansi pemerintahan, mulai dari tingkat dinas hingga kecamatan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Bogor untuk mencapai target Adipura 2025.

Gerakan ini disosialisasikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, di Bappedalitbang Kabupaten Bogor pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Dalam acara tersebut, Sekda Ajat menekankan bahwa penanganan sampah bukan sekadar masalah teknis, melainkan persoalan budaya dan tanggung jawab sosial. Ajat juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadi perintis dalam membiasakan budaya malu membuang sampah sembarangan.

“Lingkungan yang kotor adalah cerminan dari perilaku kita. ASN harus menjadi pelopor perubahan,” tegas Sekda Ajat.

Sistem Reward and Punishment Diterapkan untuk Mendorong Perubahan

Untuk memastikan gerakan berjalan efektif, Pemkab Bogor menerapkan sistem monitoring dan penilaian kebersihan yang ketat. Instansi kerja yang acuh terhadap kebersihan lingkungan akan diberi label khusus “Dalam Pengawasan”.

Sebaliknya, instansi kerja yang menunjukkan pengelolaan lingkungan terbaik akan memperoleh penghargaan menarik dari Pemkab.

Salah satu bentuk apresiasi yang paling dinantikan adalah program umrah gratis bagi para juara kebersihan, yang rencananya akan diumumkan pada peringatan HUT ke-80 RI, 17 Agustus mendatang.

Sekda Ajat berharap sistem ini dapat memotivasi semua pihak untuk bergerak dan merasa memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan.

Kolaborasi Menuju Target Pengelolaan Sampah Nasional

Plt. Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Bambam Setiaji, memaparkan bahwa gerakan bank sampah ini sejalan dengan arahan Presiden yang menargetkan pengelolaan sampah sebesar 50 persen pada 2025 dan 100 persen pada 2026.

Bambam mencontohkan keberhasilan bank sampah internal Bappedalitbang yang bernama Batabumi (Bank Sampah Bappedalitbang Cinta Bumi), yang telah beroperasi sejak 2018.

“Kami percaya, kalau semua perangkat daerah mengambil langkah yang sama, kita mampu menuju pengelolaan sampah 100 persen pada 2026,” ucap Bambam.

Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Dede Armansyah, menegaskan perlunya pendekatan yang lebih sistematis dan masif.

Ia menjelaskan bahwa volume sampah di Kabupaten Bogor mencapai 2.744 ton per hari, yang didominasi oleh sampah rumah tangga.

Oleh karena itu, DLH menegaskan pentingnya program pengurangan sampah dari hulu melalui prinsip reduce dan recycle.

Pembangunan bank sampah di setiap instansi pemerintahan diharapkan dapat menjadi motivasi dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi dan edukasi. Dengan demikian, timbunan sampah yang masuk ke TPA Galuga dapat berkurang secara signifikan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#Adipura 2025 #pemkab bogor #lingkungan #kabupaten bogor