RADAR BOGOR - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Khusus (Orwilsus) Bogor kembali menggaungkan isu penguatan desa nasional.
Bahkan hal itu menjadi topik utama dari pembahasan Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) mereka pada Kamis 7 Agustus 2025 lalu.
Saking seriusnya, topik penguatan desa ternaktub dalan tema Silakwil ICMI Orwilsus Bogor, yakni, Refleksi Insan Kamil, Merawat Perkaderan ICMI melalui Pengorganisasian dan Pemberdayaan Desa Menuju Indonesia Emas.
Tidak tanggung-tanggung, ada 150 peserta yang mengikuti Silakwil 2025 kemarin.
Mereka terdiri dari, pengurus Orwilsus, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, organisasi daerah (orda) se-Bogor Raya, dan badan otonom.
Ketua ICMI Orwilsus Bogor, Sofyan Sjaf, menegaskan pentingnya desa sebagai akar kekuatan bangsa.
Dia menilai, desa yang kuat akan memperkokoh ketahanan nasional dan menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Sofyan mengatakan, cendekiawan harus hadir langsung di tengah masyarakat desa untuk mendampingi, membantu memecahkan persoalan, dan mengembangkan potensi. Kehadiran mereka, menurutnya, menjadi bagian dari jihad cendekiawan muslim sejati.
“Desa adalah akar dari kekuatan bangsa. Desa adalah masa depan Indonesia. Jika desa kuat, Indonesia pun akan kokoh,” ungkap Guru Besar Sosiologi Pedesaan IPB ini.
Ia juga menekankan konsep insan kamil sebagai dasar pembentukan karakter kader ICMI.
Konsep ini, kata dia, bukan sekadar wacana spiritual, tetapi harus diwujudkan dalam langkah nyata pengorganisasian dan pemberdayaan desa.
“Konsep insan kamil tidak hanya menjadi wacana spiritualitas, tetapi harus terwujud dalam langkah-langkah nyata pengorganisasian dan pemberdayaan desa. Inilah bentuk kontribusi ICMI dalam membangun peradaban dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kerja Sama Antar Lembaga, Priyo Budi Santoso, menyoroti peran ICMI dalam sejarah politik Indonesia.
Dia menyebut, organisasi ini turut memberi warna dan arah baru bagi reformasi politik nasional.
“Perubahan dan perkembangan politik di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari andil besar tokoh-tokoh ICMI di dalamnya, yang senantiasa memberikan warna dan arah baru bagi reformasi politik nasional yang lebih baik,” ujarnya.
Silakwil 2025 menjadi ruang memperkuat sinergi antara pengurus wilayah dengan orda dan badan otonom. Forum ini mematangkan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.
ICMI Orwilsus Bogor menegaskan komitmen berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional melalui pengorganisasian dan pemberdayaan desa.
Target kepengurusan periode 2025–2027 adalah membangun sistem pengkaderan yang melahirkan kader umat dan bangsa menuju Indonesia Emas.(rp1)