RADAR BOGOR – Pemkab Bogor terus mengintensifkan program normalisasi sungai dan setu di sejumlah wilayah rawan banjir. Program ini dilakukan untuk mengurangi risiko bencana dan memperbaiki aliran air.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan kegiatan normalisasi sungai dan setu ini dimulai setelah penandatanganan MoU dengan Gubernur Jabar, PSDA dan BBWS.
Sejumlah kecamatan menjadi prioritas pelaksanaan normalisasi sungai, terutama wilayah yang kerap terdampak banjir dan memiliki peran penting bagi aliran air di Kabupaten Bogor.
Di Cibinong, pekerjaan dilakukan dengan cara berbeda. “Di Kelurahan Harapan Jaya, di mana alat berat tidak bisa masuk, kita lakukan karya bakti skala besar berkolaborasi dengan masyarakat,” tambahnya.
Rudy mengatakan lewat penandatanganan MoU dengan Gubernur Jabar, memungkinkan pemerintah melakukan intervensi langsung.
“Kita bisa melakukan normalisasi sungai maupun beberapa setu, walaupun belum bisa kita lakukan 100 persen seluruh setu Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Ia menegaskan, 80 persen setu di Jawa Barat berada di Kabupaten Bogor sehingga butuh proses dan biaya besar.
“Dari beberapa titik-titik yang strategis, yang penting, yang banyak berdampak kepada masyarakat itu kita prioritaskan,” pungkasnya. (***)