RADAR BOGOR – Warga Kampung Tonggoh, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, dibuat resah dengan kondisi jalan utama yang rusak parah.
Kerusakan ini disebut sudah berlangsung sejak 2016 dan tak kunjung mendapat perbaikan tuntas.
Kondisi jalan yang penuh lubang dan bergelombang ini menjadi keluhan utama masyarakat setempat.
Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses vital bagi warga untuk berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas sehari-hari.
Warga setempat, Usmawati, mengatakan jalan tersebut sudah lama rusak meski beberapa kali diperbaiki.
“Jalan rusak sudah bertahun tahun, sering di cor tapi bukan di cor, di plur. cuma kan gak ada saluran air,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis 14 Agustus 2025.
Dia menjelaskan, ketiadaan saluran air menjadi penyebab utama kerusakan kembali terjadi.
“Jadikan kalo hujan gede dari atas tuh air kebawah semua jadi jalan air,” ucapnya.
Setiap kali hujan lebat, air mengalir deras di atas badan jalan. Kondisi ini membuat permukaan jalan semakin terkikis dan membahayakan pengguna, terutama pengendara sepeda motor.
“Sering, jadi rusak wae, emang ini paling rusak disini,” kata Usmawati.
Tak jarang, pengendara mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan licin saat hujan.
“Harapananya pengen bagus, kalo air lagi itu suka ada yang jatoh,” tuturnya.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan secara menyeluruh, termasuk membangun saluran drainase yang memadai agar kerusakan tidak terus berulang.
Pihak Pemerintah Desa Tarikolot maupun Kecamatan Citeureup belum memberikan keterangan resmi terkait rencana perbaikan jalan tersebut.(cr1)