RADAR BOGOR - Kondisi Jembatan Leuwiranji di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, kondisinya kian mengkhawatirkan.
Pasalnya, struktur Jembatan Leuwiranji yang menghubungkan Kecamatan Rumpin dengan Kecamatan Gunungsindur itu terus mengalami kerusakan.
Terakhir, Jembatan Leuwiranji tersebut mengalami kemiringan. Hal itu dirasakan oleh sejumlah warga pengendara yang biasa melintas di Jembatan Leuwiranji.
Salah satunya Suhendar, sopir truk tambang. Ia mengaku khawatir ketika melintas di jembatan tersebut.
"Kalau lewat jembatan itu ngeri, bisa spot jantung," katanya kepada Radar Bogor, Jumat 15 Agustus 2025.
Saat ini, kata dia, jalan tersebut hanya bisa digunakan satu jalur setelah petugas terkait merekayasa arus lalu lintas di Jembatan Leuwiranji.
Namun demikian, hal itu tetap tidak mengurangi rasa takut para pengendara.
"Harapannya bisa diperbaiki, sama kepastian jalur mana yang bisa dipakai. Karena kami hampir setiap hari beraktivitas melewati jembatan itu," tutur Suhendar.
Sebelumnya, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi membenarkan bahwa kondisi Jembatan Leuwiranji sudah tidak memadai.
Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung jembatan tersebut pada Rabu 18 Juni 2025 lalu.
Selain konstruksi jembatan yang mulai ringkih, beberapa bagian material jembatan juga terpantau mulai hilang dan rusak.
"Saya pada hari ini melihat Jembatan Leuwiranji. Usianya cukup tua dan sudah rusak, dan solusinya harus ada jembatan baru dan yang ada direnovasi," tandasnya.(cok)