Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bupati Rudy Susmanto Minta Tiap ASN di Kabupaten Bogor Tanam Pohon, Ini Alasannya

Kholikul Ihsan • Jumat, 15 Agustus 2025 | 18:49 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengikuti gerakan penghijauan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengikuti gerakan penghijauan.

RADAR BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto tengah menggalakkan gerakan penghijauan yang unik dan masif. Dengan instruksi 1 ASN 1 pohon, dimulai saat dirinya membuat lubang biopori, pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan, bahwa penanaman pohon yang harus dilakukan ASN ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sebaliknya, kata Bupati Bogor Rudy Susmanto, setiap ASN secara sukarela menyumbangkan pohon untuk ditanam di halaman kantor, kecamatan, dan BUMD masing-masing.

"Untuk di perkotaan, kami meminta ditanam tanaman buah, sementara di wilayah pegunungan atau resapan air, kami menggunakan tanaman-tanaman yang memiliki akar kuat," jelas Rudy Susmanto.

Jika halaman kantor tidak lagi memadai, bibit pohon akan didistribusikan ke Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) untuk ditanam di lokasi yang membutuhkan.

Dengan begitu, gerakan ini mendukung tebangunnya hutan kota yang terintegrasi.

Dampak Positif untuk Lingkungan

Menurut Sekretaris Daerah, Ajat Rochmat Jatnika, jumlah ASN Pemkab Bogor mencapai 25.764 orang. Ini berarti akan ada 25.764 pohon yang ditanam hari ini.

Selain itu, setiap ASN juga diwajibkan membuat 10 lubang biopori, sehingga total ada 257.640 lubang biopori yang berfungsi vital untuk menjaga konservasi air dan tanah.

"ASN harus bertransformasi nyata, diawali dari diri sendiri dan dari sesuatu yang paling kecil," kata Ajat.

Sekda berharap gerakan ini akan menciptakan efek domino yang menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta dalam upaya penghijauan.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #asn #Rudy Susmanto