RADAR BOGOR - Semarak Hari Kemerdekaan dibalut dengan nuansa kebudayaan Sunda terasa di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Di tengah kawasan eks Pabrik Teh Perkebunan Ciliwung, Cisarua, masyarakat berbondong-bondong menyaksikan helaran budaya Sundafest 2025 yang diselenggarakan Desa Tugu Utara.
Acara yang berlangsung sejak Minggu, 17 Agustus 2025 pagi ini diawali dengan parade budaya, masyarakat dari masing-masing RT berjalan sejauh kurang lebih 3 kilometer menuju lokasi kegiatan untum melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih.
Kepala Desa Tugu Utara, Asep Ma'mun menuturkan, helaran Sundafest ini merupakan bagian dari peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Sejak 2015 kami terus menyelenggarakan Sundafest di momen kemerdekaan. Bagimana kami juga turut merayakan dengan ngamumule (melestarikan) kebudayaan Sunda," ujarnya kepada Radar Bogor, Minggu, 17 Agustus 2025.
Dalam kegiatan ini, kata dia, melibatkan seluruh unsur warganya yang difasilitasi oleh lembaga desa.
Selain helaran budaya, sejumlah kegiatan lain juga diadakan Desa Tugu Utara seperti lomba gapura, janur, jalan sehat, festival musik, gebyar UMKM, hingga tobat bersama.
"Nanti juga ada pembagian hadiah dan anugerah Panca Abipraya kepada masyarakat yang berdedikasi untuk desa, seperti pegiat lingkungan, budaya hingga RT RW," jelas Asep Ma'mun.
Lebih jauh ia menekankan, Sundafest ini bukan hanya acara hiburan semata, tetapi bagaimana memperingati serta mensyukuri Hari Kemerdekaan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Di samping sebagai wadah edukasi kepada masyarakat akan pelestarian kebudayaan Sunda.
"Karena konsep kita Nyunda, ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat, terkhusus anak-anak kita yang sekarang sudah tergerus di era global ini, jadi kami ingin ngamumule lagi budaya Sunda sebagai karakter kita," pungkasnya.(cok)