Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tidak Dikenal, Yayasan Silih Asih Megamendung Kesulitan Tangani ODGJ Korban Tabrak Lari

Septi Nulawam Harahap • Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:44 WIB
Yayasan Silih Asih Megamendung, kesulitan menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar korban tabrak lari di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Yayasan Silih Asih Megamendung, kesulitan menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar korban tabrak lari di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Yayasan Silih Asih Megamendung kesulitan menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar korban tabrak lari di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Setelah dibawa ke dua rumah sakit, ODGJ tersebut kini malah diserahkan ke pihak yayasan dengan kondisi patah tulang kaki dan dalam kondisi belum stabil.

Pemilik Yayasan Silih Asih, Nani Rohaeni menuturkan, ODGJ tersebut awalnya ditemukan setelah menjadi korban tabrak lari di Lampu Merah Cigombong pada Senin 4 Agustus 2025.

"Setelah kejadian dibawa ke Puskesmas Cigombong, dan diperiksa retina mata dan sidik jari memang tidak diketahui dan terindikasi ODGJ," ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 19 Agustus 2025.

Lantaran terindikasi ODGJ, kata Nani, korban pun dirujuk ke RSJ Marzoeki Mahdi namun tidak diterima akibat luka patah tulang kakinya yang cukup parah.

Korban ODGJ kemudian dibawa ke RSUD DR KH Idham Chalid Ciawi dan menjalani perawatan medis.

Setelah 5 hari dirawat, pihak RSUD kemudian meminta relawan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) untuk menjemput korban.

"Kemudian arahan dari Dinas Sosial dibawa ke yayasan kami sampai sekarang. Karena patah kakinya belum sembuh, dan kondisinya tidak stabil sehingga kami ada kendala dalam mengurus korban," terang Nani.

Pihaknya pun berterus terang bahwa kesulitan dalam menangani korban.

Terlebih dengan kondisinya yang ODGJ terlantar dan kakinya yang belum pulih.

Untuk itu, Nani berharap ada pihak-pihak terkait yang mau membantu terkait kondisi korban.

"Kami terkendala masalah biaya, karena klien kami tidak bisa jalan, sehingga dibutukan pampers dan juga perawatan tulang patah," tandasnya.(cok)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post
Editor : Alpin.
#Yayasan Silih Asih #odgj #korban tabrak lari #megamendung