Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

1.372 Warga Kabupaten Bogor Terjangkit DBD, Empat Orang Meninggal Dunia

Abilly Muhamad • Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:57 WIB

Ilustrasi nyamuk penyebab demam berdarah atau DBD.
Ilustrasi nyamuk penyebab demam berdarah atau DBD.


‎RADAR BOGOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mencatat 1.372 warga terkena penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD) empat diantaranya meninggal dunia.

‎Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Bogor, Adang Mulyana mengatakan ada ribuan warga terkena DBD terhitung sejak bulan Januari hingga Agustus 2025.

‎Dari ribuan warga yang terkena kasus DBD itu, kata dia, ada empat orang meninggal dunia.

‎"DBD di Kabupaten Bogor bulan Januari - 19 Agustus sebanyak 1.372 dengan kasus meninggal sebanyak 4 orang," kata Adang kepada Radar Bogor, Selasa 19 Agustus 2025.

‎Adang menampilkan, warga yang terkena kasus DBD ini tersebar di 10 Kecamatan. Penyakit tertinggi berada di Kecamatan Cibinong.

Baca Juga: Hasil Cek Saldo Salah Satu Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 3, Tanggal 19 Agustus 2025, Begini Hasilnya

‎"Sebaran kasus tertinggi Kecamatan Cibinong 199, Gunung Putri 137, Cisarua 123, Jonggol 121, Cileungsi 117, Bojong Gede 85, Citeureup 53, Sukaraja 50, Megamendung 31 dan Tajur Halang 29 kasus," jelas dia.

‎"Kasus meninggal dunia 4 orang. Kecamatan Gunung Putri 1, Cibinong 1, Parung Panjang 1 dan Bojong Gede 1," sambung dia.

Adapun, kata dia, upaya yang sudah dilakukan di wilayah yang telah menelan korban jiwa itu, diantaranya penyuluhan, Larvasida, Fogging Focus.

‎"Dan pemberantasan sarang nyamuk dengan tiga langkah utama ditambah langkah pencegahan lainnya. Meliputi menguras, menutup dan memanfaatkan barang bekas," imbuh dia.

Baca Juga: DLH Kabupaten Bogor Bakal Tutup TPAS Galuga, Pengelolaan Sampah Open Dumping Tak Boleh Lagi Digunakan

‎Adang juga menyebut, faktor terjadi kasus DBD ini diakibatkan cuaca panca roba yang menyebabkan terjadi genangan air sehingga perindukan nyamuk bertelur.

‎"Lalu kondisi lingkungan, masih ada lingkungan yang kurang bersih dan banyaknya tempat perindukan nyamuk," pungkasnya. (rp2).

‎Dia menghimbau apabila masyarakat merasakan gejala DBD segera mendatangi ke Puskesmas atau faskes lainnya.(rp2)

Editor : Alpin.
#Penyakit DBD #meninggal dunia #kabupaten bogor