RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) segera melanjutkan pembangunan jalan penghubung Bojonggede - Kemang pada bulan September 2025.
Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan PUPR Kabupaten Bogor, Ujang Supardi mengatakan, pihaknya telah melakukan tahapan peninjauan lapangan bersama (PLB).
PLB dilakukan, kata dia, setelah melewati tahap kontrak pemenang, jaminan pelaksanaan hingga PLB yang artinya pembangunan Jalan Bomang tersebut akan segera dilakukan.
"Sampai saat ini, kemarin hari Kamis peninjauan lapangan bersama (PLB), ya mudah-mudahan di bulan September udah mulai fisiknya," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis 21 Agustus 2025.
Baca Juga: Ditikung Arsenal dalam Perburuan Eberechi Eze, Tottenham Hotspur Alihkan Fokus pada Winger Manchester City
"Karna itu tahapan setelah berkontrak, pemenang sudah ada terus jaminan pelaksanaan udah ada baru ke PLB. Mungkin insya allah kalo udah asesmen minggu ini awal september fisiknya sudah dikerjakan," sambung dia.
Untuk pembangunan jalan saat ini, kata dia, sepanjang 3,3 kilometer dengan menggunakan APBD sebesar Rp 33 miliar.
"Sekarang yang belum sekitar 300 meter ke arah jembatan sebelah kiri. Yang dikerjakan jalan 3,3 kilometer sebelah kiri dari arah Cibinong. Mudah-mudahan tahun besok jembatan. 2026 itu bisa terlaksana biar nyambung kiri kanan nya," terang dia.
Begitupun, kata dia, pembangunan jalan tersebut ditargetkan rampung selama empat bulan ke depan terhitung saat pekerjaan dimulai.
Baca Juga: Jadi Bagian Penting Transformasi, Ini Strategi BRI Pertahankan Kualitas Portofolio Melalui Penguatan Manajemen Risiko
"Pengerjaan kalo September selesai empat bulan. Pembangunan menggunakan APBD," tutur dia.
Sebelumnya, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade mengatakan, jalur Bomang dinilai krusial dalam mendukung konektivitas antar wilayah dan juga memperlancar mobilitas masyarakat Kabupaten Bogor, baik wilayah Barat maupun Utara bahkan menuju pusat pemerintahan.
Terlebih, kata dia, Pemkab Bogor akan meneruskan pembangunan jalan Bomang tahun 2025 dengan menggelontorkan puluhan miliar.
Jaro Ade menyebut, telah meninjau langsung ke lokasi guna memastikan kelanjutan pembangunan Jalan Bomang yang saat ini dinilai belum rampung.
"Saya diperintahkan Pak Bupati Bogor untuk survei jalan Bomang yang belum selesai, agar secepatnya bisa diselesaikan," kata Jaro Ade.
Proyek jalan ini menjadi prioritas pembangunan infrastruktur daerah, mengingat fungsinya yang sangat strategis dalam mengurai kemacetan dan membuka akses ekonomi antar kecamatan seperti Bojong Gede, Kemang, Parung dan sekitarnya.
"Maka secara bertahap, tahun ini pun sudah dianggarkan beberapa puluh miliar. Nanti sisanya kita tuntaskan," pungkasnya.(rp2)