RADAR BOGOR - Polsek Cibungbulang, mencatat ada sebanyak 5 kasus pembegalan terjadi di Jalan Lingkar Leuwiliang-Galuga, Kabupaten Bogor, dalam beberapa bulan terakhir.
Terakhir, seorang kurir ekspedisi menjadi korban pembegalan sadis di jalan tersebut pada Minggu 17 Agustus 2025 sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban harus mengalami luka senjata tajam, dan motornya hilang digondol pelaku.
Kapolsek Cibungbulang, Kompol Muhammad Heri Hermawan mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan upaya preventif dengan melakukan patroli di Jalan Lingkar Leuwiliang.
"Kami telah berupa dengan kemampuan kami untuk melakukan pencegahan dengan menggelar patroli berkesinambungan bersama TNI, Satpol PP dan juga warga yang ada di sekitar Galuga," ungkapnya.
Dari hasil keterangan para korban, kata Kompol Heri, modus pelaku yakni membuntuti korban dari arah Leuwiliang menuju Galuga.
Saat berada di lokasi, korban kemudian diserang oleh pelaku.
"Modusnya sama, ditendang stang motor korban hingga jatuh. Setelah terjatuh korban diserang agar tidak melawan lalu motor dibawa pelaku," jelasnya.
Meski telah berupaya, namun Polsek Cibungbulang mengaku tidak bisa terus melakukan pengawasan sehingga aksi begal masih terjadi hingga kemarin.
Untuk itu, Kompol Heri meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa tersebut.
"Saya mengucapkan permohonan maaf kepada warga Bogor khususnya Cibungbulang karena terjadi kembali," tuturnya.
Dari semua kejadian begal di Jalan Lingkar Leuwiliang, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari modus yang seperti itu, kita berkoordinasi juga dengan Polres Bogor," tukasnya.(cok)