RADAR BOGOR – Pemkab Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) berencana membangun tempat rehabilitasi khusus bagi Wanita Tuna Susila (WTS).
Langkah ini diambil agar penanganan sosial dan rehabilitasi terutama bagi WTS bisa dilakukan secara terarah di wilayah Kabupaten Bogor sendiri.
Selama ini, para WTS asal Kabupaten Bogor yang terjaring razia atau membutuhkan penanganan lebih lanjut harus dikirim ke tempat rehabilitasi di daerah lain.
Mereka direhabilitasi di luar wilayah, seperti Sukabumi dan Cirebon, sehingga membutuhkan biaya dan koordinasi tambahan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’rup, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan beberapa opsi lokasi pembangunan tempat rehabilitasi tersebut.
Menurutnya, ada dua wilayah yang sedang diajukan jadi lokasi pembangunan temoat rehabilitasi WTS yakni Pondok Rajeg dan Cileungsi.
“Pondok Rajeg, kalau diajukan dua di Pondok Rajeg satu, di Cileungsi satu, mana aja dulu, syukur-syukur dua-duanya, salah satu juga nggak apa-apa bertahap,” ucapnya kepada Radar Bogor, Jum'at 22 Agustus 2025.
Farid menegaskan, kehadiran tempat rehabilitasi ini penting agar Kabupaten Bogor memiliki fasilitas sendiri.
Dengan begitu, para WTS tidak lagi harus dipindahkan keluar daerah yang tentu menyulitkan proses pembinaan.
“Biar punya rehabilitasnya sendiri, selama ini dioper ke Sukabumi dan Cirebon yang WTS,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kapasitas dari tempat rehabilitasi yang akan dibangun tersebut masih belum bisa dipastikan.
Hal itu baru akan diketahui setelah perencanaan teknis selesai dibuat. "Belum kelihatan, dilihat dari DED nya dulu baru ketahuan,” pungkasnya.
Program pembangunan tempat rehabilitasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor dalam memperkuat layanan sosial di daerah.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mempermudah proses rehabilitasi, pembinaan, hingga pemberdayaan agar para WTS dapat kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih layak.(cr1)
Penulis : Muhammad Ali
Editor : Yosep Awaludin