Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ngaku Jadi Korban Begal di Jalan Lingkar Leuwiliang Bogor Ternyata Akal-Akalan Suami Takut Istri

Muhammad Ali • Minggu, 24 Agustus 2025 | 13:10 WIB
Pria sempat mengaku korban begal (tengah) memberikan klarifikasi di Polsek Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Pria sempat mengaku korban begal (tengah) memberikan klarifikasi di Polsek Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR – Seorang warga sebelumnya mengaku menjadi korban begal di Jalan Lingkar Leuwiliang atau Jalan Baru Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor ternyata hoaks.

Warga Kabupaten Bogor sempat digegerkan dengan kabar pria jadi korban begal pada Sabtu 23 Agustus 2025 malam.

Kabar itu sempat menyebar luas dan membuat masyarakat resah dan dari informasi yang beredar menyebutkan, korban kehilangan satu unit motor dan dua handphone setelah dibegal.

Namun terungkap, peristiwa tersebut hanyalah kabar bohong, pelaku bernama Toni warga Kecamatan Cibungbulang mengaku membuat cerita soal pembegalan karena takut mengakui kepada istrinya bahwa motor beserta dua handphone sudah digadaikan.

Dalam sebuah video klarifikasi yang beredar, Toni menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat maupun aparat.

Dengan wajah penuh penyesalan, Toni menyadari perbuatannya telah menimbulkan keresahan di tengah warga terlebih sebelumnya sempat ada kasus serupa di wilayah Cibungbulang tersebut.

“Saya Toni memohon maaf kepada pihak TNI-Polri dan warga se-Kecamatan Cibungbulang, terutama warga Galuga,” ucapnya dalam klarifikasi, Minggu, 24 Agustus 2025.

Toni juga menegaskan bahwa informasi soal dirinya menjadi korban begal di Jalan Baru Galuga adalah tidak benar dan ia mengakui bahwa kabar tersebut hanyalah rekayasa semata.

“Bahwa berita pembegalan tersebut adalah hoaks,” kata Toni.

Lebih lanjut, ia menjelaskan alasan di balik kebohongan yang dibuatnya, menurut pengakuannya, motor dan dua handphone tersebut digadaikan karena alasan pribadi.

Namun ia tidak berani jujur kepada istrinya, sehingga memilih mengarang cerita seolah-olah menjadi korban begal.

“Yang sebenarnya terjadi motor tersebut saya gade karena takut kepada istri saya,” ungkapnya.

Kabar itu sempat membuat masyarakat cemas lantaran wilayah Jalan Baru Galuga disebut rawan kejahatan jalanan. Apalagi isu pembegalan kerap menjadi perhatian serius aparat kepolisian maupun TNI di Kabupaten Bogor.

Atas perbuatannya, Toni kembali menyampaikan penyesalan mendalam.

“Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya dalam klarifikasi tersebut.

Menanggapi kasus ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan kabar bohong seperti ini, selain menimbulkan keresahan, juga dapat mengganggu kondusivitas wilayah.

Sebelumnya diberitakan belum genap sepekan kejadian, aksi begal kembali terjadi di Jalan Lingkar Leuwiliang, Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Korban yang diketahui warga Desa Leuweungkolot, Cibungbulang harus kehilangan sejumlah barang berharga.

Peristiwa itu diakuinya terjadi pada Sabtu, 23 Agustus 2025 malam sekitar pukul 20.30 WIB saat mengendarai sepeda motor di Jalan Lingkar Leuwiliang mengarah ke wilayah Cibungbulang.

"Pas lewat di belakang ada dua motor, saya ditendang, langsung lari minta tolong," kata pengakuan pria tersebut yang belakangan ternyata kabar itu bohong.(cr1)

Perjuangan Wamapala Unikarta ke Puncak Beratus, Kutai Barat mengibarkan sang merah putih dalam rangka HUT ke-80 RI (Istimewa)
Perjuangan Wamapala Unikarta ke Puncak Beratus, Kutai Barat mengibarkan sang merah putih dalam rangka HUT ke-80 RI (Istimewa)
Inilah tiga calon striker AC Milan, Rasmus Hojlund, Dusan Vlahovic, dan Victor Boniface.
Inilah tiga calon striker AC Milan, Rasmus Hojlund, Dusan Vlahovic, dan Victor Boniface.
Conrad Harder, striker Sporting yang didekati AC Milan.
Conrad Harder, striker Sporting yang didekati AC Milan.
Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Jalan Lingkar Leuwiliang #begal