RADAR BOGOR – Rumah mewah milik Dwi Hartono (40), salah satu aktor intelektual pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Muhammad Ilham Pradipta (37), mendadak menjadi sorotan publik.
Kediaman megah yang berlokasi di Jalan Raya Kota Wisata, Kompleks Perumahan Kota Wisata, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, itu tampak lengang tanpa aktivitas saat dipantau Radar Bogor, Selasa 26 Agustus 2025.
Bangunan berkelir putih dengan pagar tinggi berwarna emas itu tertutup rapat.
Lampu halaman rumah bahkan tetap menyala meski di siang hari, menambah kesan sepi dan tak berpenghuni.
Dari luar, suasana hunian yang biasanya menjadi simbol kemewahan, kini kontras dengan kasus kriminal besar yang menyeret pemiliknya.
Seorang petugas keamanan Perumahan Kota Wisata mengaku rumah tersebut sudah lama kosong, meski tidak tahu persis sejak kapan ditinggalkan.
“Sudah kosong, regu saya baru masuk hari ini, nggak tahu juga kosong sejak kapan,” ujarnya.
Rumah itu sebelumnya menjadi kantor pribadi sekaligus pusat aktivitas bisnis Dwi Hartono.
Ia diketahui mendirikan dua perusahaan, yakni PT Hartono Mandiri Makmur serta PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI) dengan produk unggulan Guruku.com, platform pendidikan non formal yang melayani pelajar, tenaga pendidik, hingga pelaku UMKM.
Kini, kemewahan rumah di Kota Wisata itu seolah berbalik menjadi saksi bisu kejatuhan sang pemilik.
Tidak ada tanda-tanda kehidupan, hanya pagar megah dan lampu yang terus menyala, menyisakan tanda tanya besar bagi warga sekitar.
Sementara itu, istri korban, Puspita Aulia, berharap para pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya.
“Jadi harapan saya ketika pelaku sudah ketemu dihukum seberat beratnya, karena suami saya orang baik lalu diperlakukan dengan cara tidak baik sampai kehilangan nyawanya,” kata Puspita.(cr1)
Editor : Alpin.