RADAR BOGOR - Setelah penantian panjang warga Kecamatan Ciampea dan Tenjolaya, Jalan Abdul Fatah yang berada di Kecamatan Ciampea, akhirnya mendapat perbaikan.
Saat ini, Jalan Abdul Fatah yang berada di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor telah memasuki tahap pengerukan dengan menggunakan alat berat.
Sayangnya, kondisi jalan menjadi semrawut akibat bahan material yang menutupi setengah bagian jalan.
Hal ini menyebabkan, banyak perjalanan warga yang tertahan, karena material pekerjaan seperti batu split dan pasir, disimpan di tengah jalan membuat kepadatan lalu lintas.
"Harusnya, kalau belum siap jangan ada bahan material, atau bahan material langsung dirapikan oleh para pekerja, sehingga tidak acak-acakan dan menyebabkan macet," ucap salah satu tokoh masyarakat, Wildan.
Ia juga menyoroti papan pengerjaan proyek jalan lanjutan yang tidak mencantumkan penjelasan secara terperinci.
Menurut warga yang bertempat tinggal di Komplek Griya Salak Asri (GSA) ini, dalam papan pengerjaan hanya terlihat nama proyek, dan nama kontraktor yang mengerjakan.
"Harusnya dicantumkan berapa lebarnya, ketebalannya dan panjang jalan," ucapnya.
Wildan menuturkan, hanya ada beberapa item saja, tidak ada spesifikasi dimensi jalan yang akan dikerjakan.
Selain itu, ia mengungkapkan, proyek perbaikan Jalan Abdul Fatah yang ada di Desa Cinangka, tidak didahului dengan sosialisasi pada masyarakat.
"Jadi pada saat pengerjaan banyak kendaraan yang terjebak hingga terjadi kemacetan," sebut Wildan.
Padahal, ia melanjutkan, pekerjaan jalan baru di tahap pengerukan.
"Belum nanti pada saat pengerjaan, warga banyak yang tidak tahu karena tidak ada sosialisasi atau informasi terkait adanya pengerjaan jalan ini," pungkasnya.
Dalam papan pengerjaan terlihat proyek jalan dikerjakan dengan anggaran Rp3.385.500.000 dengan target masa pengerjaan sembilan puluh hari kerja.
Editor : Siti Dewi Yanti