RADAR BOGOR - Polsek Tenjo, Polres Bogor, mendapati 14 pelajar yang hendak ikut aksi unjuk rasa ke Jakarta.
Mereka terjaring penyekatan di wilayah perbatasan setelah termotivasi dari media sosial untuk mengikuti demonstrasi di Gedung DPR RI.
Kapolsek Tenjo Iptu AM. Zalukhu mengatakan, belasan pelajar itu telah dibawa dan didata di Mako Polsek Tenjo.
“Dari pengakuannya, mereka mendapat ajakan melalui media sosial. Tidak ada yang mengajak secara langsung maupun diiming-imingi sesuatu,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat 29 Agustus 2025.
Dari hasil penggeledahan, lanjut Zalukhu, pihaknya tidak menemukan benda-benda mencurigakan atau berbahaya.
Belasan pelajar itu hanya membawa pakaian ganti untuk menutupi seragam sekolah yang dikenakannya.
“Mereka berkamuflase supaya terlewat dari pengamanan petugas,” jelasnya.
R (17) menjadi salah seorang pelajar yang terjaring penyekatan tersebut. Siswa kelas 3 SMK berinisial R itu mengaku mendapatkan informasi terkait demo di Jakarta melalui media sosial.
Dari informasi tersebut lah ia bersama rekan-rekannya berniat untuk ikut berunjuk rasa.
"Tahu dari FYP di medsos, akhirnya pingin ikut demo," tuturnya.
Sehingga pada waktu sepulang sekolah, R dengan beberapa rekannya sepakat untuk pergi bersama ke Jakarta.
Mereka berniat menggunakan transportasi kereta dari Stasiun Tenjo.
Untuk terhindar dari penyekatan polisi, mereka mengenakan baju bebas yang dibawa dari rumah. Namun rencana itu digagalkan oleh jajaran Polsek Tenjo.
Selanjutnya, ke empat belas pelajar itu dibawa ke Polsek Tenjo untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.(cok)
Editor : Alpin.