Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Peringati HUT Kemerdekaan RI, Pemuda Desa Ciomas Rahayu Gelar Tabligh Akbar

Alpin. • Senin, 1 September 2025 | 21:50 WIB
Pemuda Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mengadakan kegiatan Tabligh Akbar pada Minggu 31 Agustus 2025 malam.
Pemuda Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mengadakan kegiatan Tabligh Akbar pada Minggu 31 Agustus 2025 malam.

RADAR BOGOR - Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, para Pemuda Desa Ciomas Rahayu RW 05, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, bersama warga mengadakan kegiatan Tabligh Akbar pada Minggu 31 Agustus 2025 malam.

Tabligh Akbar yang bertempat di lapangan Hj Nining ini turut menghadirkan Ustadz Santang yang akrab disapa Ki Necis yang merupakan Mubaligh Kota Bogor.

Tema yang diangkat dalam kegiatan Tabligh Akbar kali ini adalah “Hidup tanpa iman hanyalah kesesatan. Hidup dengan pergaulan bebas itulah kehancuran.”

Ketua Panita, Dendi menyampaikan permohonan maaf serta berterima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Ciomas Rahayu atas kekompakannya, terutama kepada para alim ulama setempat dari RT 1 hingga RT 4.

Dia juga berterimakasih kepada pemerintahan desa yang begitu luarbiasa dukungannya, terutama Ketua RW 05, Abdul Solihin.

Pada momentum yang sekaligus merupakan acara penutupan rangkaian kegiatan agustusan kami pemuda memilih tabligh Akbar dan doa bersama untuk menunjukan rasa syukur kita kepada Alloh Swt.

"Karena berkat Rahmat dan ridhonyalah kami bisa hidup dengan tenang tanpa ada penjajah," ujarnya ketua panitia dalam sambutannya.

Dia berharap kegiatan yang berlangsung setiap tahun ini akan mendatangkan manfaat sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memberi dampak positif dalam ketakwaan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan di masyarakat.

Kepala Desa Ciomas Rahayu mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan warga RW 05, karena ini sangat positif sekali.

Ustadz Santang dalam tausiahnya menegaskan bahwa kemerdekaan harus dimaknai sebagai nikmat Allah yang harus disyukuri.

Sebab, dengan bersyukur akan mendatangkan ketulusan dan menegakkan hakikat diri sebagai hamba.

"Karena itu, mensyukuri nikmat kemerdekaan merupakkan azas dari kemerdekaan. Dengan mensyukuri, maka nikmat itu akan langgeng,” terangnya.(**)

Editor : Alpin.
#Desa Ciomas Rahayu #Tabliqh Akbar #hut ri