RADAR BOGOR – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum Affan Kurniawan.
Tito Karnavian menegaskan bahwa meski kepergian Affan tidak dapat tergantikan, namun cita-cita mulianya untuk memberikan rumah bagi keluarga akhirnya bisa terwujud.
Menurut Tito Karnavian, rumah yang kini ditempati keluarga Affan adalah bukti nyata bakti seorang anak kepada ibunda tercinta.
“Mudah-mudahan ini memang tidak bisa menggantikan almarhum, namun setidaknya cita-citanya untuk menyiapkan rumah untuk keluarga khususnya ibu tercinta terlaksana,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Mendagri juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan almarhum. Ia berharap Affan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Kita semua mendoakan semoga wafatnya almarhum syahid dan khusnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya selama di dunia, dan kemudian diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Tito.
Ia menyampaikan bahwa doa tidak hanya datang dari pemerintah, melainkan juga dari masyarakat luas yang ikut merasakan kehilangan.
Tito menekankan bahwa almarhum adalah sosok anak berbakti yang meninggalkan teladan untuk generasi muda.
Pemerintah, kata Tito, tidak tinggal diam dalam merasakan duka keluarga Affan. Ia memastikan bahwa negara hadir tidak hanya melalui pemenuhan cita-cita almarhum, tetapi juga dalam mendampingi keluarga melalui proses keadilan hukum.
Ia menambahkan, proses penegakan hukum telah berjalan sesuai ketentuan dan akan dipastikan berlangsung dengan terbuka.
Mantan Kapolri itu menegaskan, kepolisian memiliki komitmen kuat dalam menangani perkara yang terkait dengan wafatnya Affan. “Dan semua, Kapolri secara terbuka akan melakukannya secara transparan,” tegasnya.
Ucapan Mendagri Tito Karnavian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa negara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penegakan keadilan.
Tito berharap kehadiran pemerintah mampu memberikan sedikit ketenangan bagi keluarga besar almarhum. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin