Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bupati Bogor Temui Keluarga Korban Meninggal Insiden Majelis Taklim Ambruk di Ciomas, Sampaikan Bela Sungkawa dan Siapkan Langkah Ini

Muhammad Ali • Minggu, 7 September 2025 | 19:40 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto menemui keluarga korban meninggal ambruknya Majelis Taklim Asobiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu 7 September 2025.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menemui keluarga korban meninggal ambruknya Majelis Taklim Asobiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu 7 September 2025.

RADAR BOGOR – Runtuhnya bangunan Majelis Taklim Asobiyah di Kampung Ciapus Kompas, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu, 7 September 2025 menyisakan duka mendalam.

Tiga jemaah meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka setelah tertimpa reruntuhan saat kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung pada Minggu, 7 September 2025.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan, duka ini bukan hanya dirasakan keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menjadi duka bersama seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kami turut berduka cita hari ini ada tiga perempuan, seorang ibu yang meninggalkan putra putrinya,” kata Rudy kepada Radar Bogor, Minggu, 7 September 2025.

Rudy menggambarkan bagaimana pagi itu para ibu berpamitan kepada keluarga untuk beribadah, tetapi justru berakhir tragis.

“Tadi pagi mungkin pamit ke suami anaknya untuk berangkat beribadah melaksanakan Maulid Nabi, dan Tuhan berkata lain, diberi cobaan untuk kita semua,” ujar bupati Bogor.

Menurut Rudy, musibah ini menjadi pukulan berat terutama bagi anak-anak kecil yang kini harus kehilangan ibunya dan pihaknya memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mengambil langkah-langkah untuk meringankan beban keluarga korban.

“Ketika melihat anak-anak yang masih kecil-kecil lalu ditinggal oleh ibu, kita melakukan langkah-langkah kebijakan untuk meringankan duka mereka,” jelasnya.

Bupati Bogor menambahkan, pemerintah akan hadir mendampingi baik secara moril maupun materil dan menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah penanganan para korban yang tertimpa reruntuhan.

“Jadi tentunya kami Pemerintah Kabupaten Bogor pun akan mengambil beberapa langkah-langkah ke depan, tapi hari ini yang fokus penanganan kepada korban terlebih dahulu,” tegasnya.

Pemkab Bogor, kata Rudy, menanggung seluruh biaya rumah sakit bagi para korban reruntuhan.

“Pada tahap awal kami menanggung seluruh biaya rumah sakit, lalu yang kedua kami memberikan bantuan-bantuan yang bentuknya berbagai macam, tapi tentunya kita berfokus hari ini pada penanganan korban,” katanya.

Hingga sore hari, tercatat tiga korban meninggal dunia dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka, baik berat maupun ringan dalam insiden ambruknya Majelis Taklim Asobiyah di Kampung Ciapus Kompas, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor dan para korban kini mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di kota dan Kabupaten Bogor.

“Kami masih mengikuti perkembangannya dan tentunya pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap apa yang terjadi dalam kondisi hari ini, tanggung jawab bagi para seluruh korban dan tentunya tanggung jawab dari segala aspek yang terjadi, karena mereka adalah bagian dari masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Ciomas #majelis taklim