RADAR BOGOR – Lokasi runtuhnya bangunan Majelis Taklim Asobiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, kini tampak lengang, Senin 8 September 2025.
Garis pembatas masih terpasang, sementara sisa-sisa material bangunan yang ambruk ke jurang menjadi saksi bisu dari tragedi yang menelan 117 korban luka-luka dan 4 korban meninggal dunia.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menyampaikan bahwa saat ini sudah tidak ada aktivitas lagi di lokasi kejadian.
“Di lokasi sudah tidak ada aktivitas lagi, sekarang mah prioritas pemda mengurus korban dulu,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 8 September 2025.
Kepala Desa Sukamakmur, Sri Widiarti, turut melaporkan jumlah korban terbaru pasca tragedi ini.
“Total korban luka luka 117, meninggal dunia 4 orang,” ungkapnya.
Pantauan di lapangan, warga yang sempat ramai membantu proses evakuasi kini mulai kembali ke aktivitas masing-masing.
Sesekali masih terlihat masyarakat mendatangi lokasi untuk melihat kondisi bangunan yang sudah rata dengan tanah, namun suasana relatif lebih tenang.(cr1)