RADAR BOGOR - Petugas terus mencatat jumlah korban musibah bencana ambruknya Majelis Taklim Asobiyah di Kampung dan Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, yang terjadi pada Minggu 7 September 2025 pagi.
Hingga Senin, 8 September 2025 pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 151 jiwa menjadi korban dari peristiwa tersebut.
"Informasi dari posko kesehatan, terdata sebanyak 151 dengan rincian 4 orang meninggal dan 147 orang luka-luka," ungkap Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi.
Dari jumlah tersebut, sambungnya, 81 korban di antaranya masih di rawat di sejumlah rumah sakit baik di Kota maupun Kabupaten Bogor.
Sementara korban luka lainnya tetap menjalani rawat jalan di rumah masing-masing.
"Kita melihat terus perkembangan, kami siapkan 24 jam posko kesehatan apabila ada warga masyarakat yang membutuhkan perawatan, termasuk memberi rujukan ke rumah sakit," jelas Kompol Iwan.
Pasca kejadian, petugas gabungan masih fokus pada evakuasi dan penanganan para korban dari musibah tersebut.
Terkait penyebab utama kejadian, lanjut Kapolsek Ciomas, pihaknya masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.
"Semua instansi saling berkoordinasi bagaimana agar penanganan musibah ini dapat berjalan sebagaimana mestinya," tandasnya.(cok)
Editor : Alpin.