Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tiga Ruangan Sedang Diperbaiki, Empat Ruangan Kelas SDN Tegal Benteng Cariu Bogor Masih Memprihatinkan

Muhammad Ali • Selasa, 9 September 2025 | 17:00 WIB
Perbaikan tiga ruang kelas SDN di Cariu, Kabupaten Bogor. Sekolah yang mengajukan revitalisasi mulai 2026 bisa lewat aplikasi.
Perbaikan tiga ruang kelas SDN di Cariu, Kabupaten Bogor. Sekolah yang mengajukan revitalisasi mulai 2026 bisa lewat aplikasi.

RADAR BOGOR – Kondisi bangunan SDN Tegal Benteng di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, kian memprihatinkan.

SDN Tegal Benteng yang berdiri sejak 1983 itu kini mengalami kerusakan parah pada sebagian besar ruang kelas, sehingga membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Kepala SDN Tegal Benteng, Suherman mengatakan, tiga ruang kelas saat ini sedang diperbaiki.

Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar (KBM) dialihkan ke rumah warga.

“Tiga ruangan sedang diperbaiki, jadi KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) sementara dipindahkan ke rumah warga,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 9 September 2025.

Namun, kondisi empat ruang kelas lainnya justru lebih parah. Hingga kini, perbaikan belum juga direalisasikan meski telah berulang kali diajukan.

“Sebenarnya yang sering diajukan itu empat ruangan, karena yang parahnya yang ini. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian kapan diperbaiki,” ungkapnya.

Sekolah yang menampung 78 siswa dengan delapan tenaga pendidik itu kini menghadapi penurunan jumlah murid baru. Tahun ajaran ini, kelas 1 hanya terisi lima siswa.

“Saking memprihatinkan bangunan ini, sekarang kelas 1 cuma ada 5 orang, mungkin orang tua khawatir keselamatan anaknya,” sambung Suherman.

Pihak sekolah mengaku sudah berulang kali mengajukan perbaikan. Bahkan, dinas pendidikan sempat turun meninjau langsung.

Sayangnya, hingga kini belum ada kepastian kapan renovasi akan dilakukan terhadap 4 ruangan SDN Tegal Benteng yang tersisa.

“Belum ada pemberitahuan resmi. Kata anggota dewan mudah-mudahan tahun 2026, terus kemarin katanya bulan depan kata kabid sarpras Disdik. Tapi kalau memastikan saya tidak bisa, karena belum ada tertulisnya,” katanya.

Menunggu hingga 2026 dinilai terlalu lama. Setiap hari, anak-anak tetap harus belajar di bangunan SDN Tegal Benteng yang penuh retakan dan berisiko ambruk.

“Mudah-mudahan sebelum tahun 2026. Keadaan seperti ini memang mengkhawatirkan,” tuturnya.

Suherman menegaskan, sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang seharusnya aman dan nyaman.

“Kami ingin anak-anak belajar di tempat yang aman dan nyaman, tidak dihantui rasa takut setiap kali masuk kelas,” pungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#SDN Tegal Benteng #Kecamatan cariu #kabupaten bogor