Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Atap Ruang Kelas Rusak Parah, Orang Tua dan Siswa SDN Cipinang 02 Rumpin Kabupaten Bogor Mengaku Ketakutan

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 11 September 2025 | 15:33 WIB
BAHAYA : Plafon kelas SDN Cipinang 02 Rumpin, Kabupaten Bogor terpaksa diganjal bambu.
BAHAYA : Plafon kelas SDN Cipinang 02 Rumpin, Kabupaten Bogor terpaksa diganjal bambu.

RADAR BOGOR - Plafon beberapa ruang kelas di SDN Cipinang 02 Rumpin, Kabupaten Bogor kondisinya mengalami kerusakan cukup parah.

Hal ini membuat para pelajar di SDN Cipinang 02 Rumpin merasa ketakutan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Bahkan, di salah satu ruangan, tampak ada sebatang pipa besi dipakai sebagai penunjang atap plafon.

Pasalnya, dikhawatirkan atap akan ambruk karena kayu penyangga sudah lapuk dan rapuh.

"Atap ruang kelas rusak, sering bocor dan takut ambruk. Saya blajar jadi tidak nyaman. Semoga segera diperbaiki," ujar Ezra Novalia, seorang siswi kelas VI SDN Cipinang 02 kepada wartawan, Kamis 11 September 2025.

Rasa cemas dan takut juga diungkapkan Tuti Komalasari, orang tua murid yang mengaku, dua anaknya saat ini sedang menuntut ilmu di sekolah tersebut.

"Anak saya ada dua, di kelas 5 dan kelas 2. Plafon yang rusak itu sudah lama dan sampai sekarang tak diperbaiki. Sangat berbahaya bagi keselamatan," jelasnya.

Bahkan untuk menjaga keselamatan anak-anaknya, Tuti mengaku sering tak memberi izin anaknya melaksanakan tugas piket, terutama saat kondisi cuaca tampak mendung dan akan turun hujan.

"Saya khawatir turun hujan deras dan angin kencang, takut ruangan ambruk. Makanya orang tua dan murid di sekolah ini tidak tenang.Tolong untuk segera diperbaiki," ungkapnya penuh harap.

Dikonfirmasi adanya kecemasan murid dan orang tua siswa, Kepala SDN Cipinang 02 Rumpin, Agus membenarkan bahwa kondisi beberapa ruang kelas saat ini memang alami kerusakan cukup parah.

Agus menuturkan, setidaknya ada 3 ruang kelas yang bagian plafon rusak parah.

Selain itu, ada pula kerusakan di salah satu ruang guru.

"Di salah satu ruang kelas, kami pasang pipa besi guna penyangga atap. Takut atap plafon ambruk karena kayu - kayu baloknya sudah rapuh," ujarnya.

Agus mengungkapkan, kerusakan atap langit-langit ruang kelas itu disebabkan banyak genting bocor dan ketika hujan turun, air nya masuk ke dalam ruangan. Meski pihaknya sudah sering perbaiki.

Ditanya pengajuan usulan perbaikan, ia mengaku sudah sangat sering meminta perbaikan untuk sarana prasarana di sekolah tersebut yang alami kerusakan.

Bahkan, ia mengaku bosan dan capek.

"Pertama tahun 2022 saya ajukan di Musrenbang Kecamatan, jadi usulan nomor satu. tapi tidak ada realisasinya. Lalu diusulkan lagi di Musrenbang tahun 2023, hasilnya tetap nihil," ungkapnya.

Tak berhenti disitu, di tahun 2023 juga, pihaknya kembali mengusulkan untuk perbaikan ke Bidang Sarana Prasarana Disdik, sempat di survei tapi hingga saat ini tidak ada kabar kelanjutannya.

"Lalu saya coba ke Bapedda Litbang, dua kali di survey kesini, tapi tetap saja tidak ada realisasi. Padahal kerusakan atap dan genting sudah hampir 20 tahun," kata Agus. (sir)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#rumpin #bogor #SDN Cipinang 02