RADAR BOGOR - Sejumlah ruang kelas di SDN Cipinang 02, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, dalam kondisi mengkhawatirkan.
Terutama pada bagian plafon SDN Cipinang 02 yang berlubang serta atap yang sering kali bocor.
Kondisi itu dinilai membahayakan para murid SDN Cipinang 02 saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas tersebut.
Salah seorang wali murid, Tuti Komalasari mengaku terus dihantui rasa takut akan apa yang terjadi terhadap anaknya.
Terlebih, tidak hanya satu, namun dua anaknya bersekolah di SDN Cipinang 02.
"Kalau lihat kondisi ini, dari awal anak saya sekolah di sini sudah mengkhawatirkan, apalagi kalau hujan," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis 11 September 2025.
Bahkan, ia tidak mengizinkan anaknya untuk ikut kegiatan piket saat hujan turun lantaran khawatir atap ruang kelas ambruk.
"Harapannya lekas diperbaiki, agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman. Setidaknya kami orang tua juga tenang," harapnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala SDN Cipinang 02, Agus menyebut ada sebanyak 3 ruang kelas dengan 1 ruang guru yang mengalami kerusakan di bagian atap.
Kondisi itu bahkan telah terjadi sejak 5 tahun terakhir.
"Untuk menjaga keamanan, sementara kami pakai kayu dan bambu untuk menyangga, takutnya ketika ada hujan atau angin jadi ambruk," katanya.
Agus juga mengaku sudah lelah mengajukan perbaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sejak 2022 lalu.
Meski telah didatangi petugas dinas, namun pengajuan perbaikan belum terealisasi hingga kini.
"Intinya sudah berusaha semaksimal mungkin, khawatir ini sudah musim hujan. Paling utama bagian langit-langit, karena sudah kropos, dan umur bangunan SDN Cipinang 02 yang sudah 20 tahun," tukasnya.(cok)
Editor : Alpin.