RADAR BOGOR - Balita perempuan berusia 2,5 tahun dikabarkan meninggal dunia, yang merupakan salah satu korban ambrolnya majlis taklim di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Ilham Chaidir mengatakan balita perempuan korban ambruknya majelis taklim tersebut berinisial RY.
Almarhum lahir di Desa Sukaharja, Kabupaten Bogor. Lokasinya tidak jauh dengan TKP ambruknya majlis taklim tersebut.
Ilham menjelaskan korban mengalami pendarahaan hebat di bagian kepalanya.
Percis pada dua hari lalu, balita perempuan tersebut baru saja melaksanakan operasi.
“Dan siang tadi RY meninggal dunia sekira pukul 14.42 WIB. Korban meninggal saat sedang dilakukan penanganan intensif di ruang ICU,” kata Ilham pada Radar Bogor.
Tim medis dari RSUD Kota Bogor diakui Ilham sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengembalikan kondisi korban. Namun takdir berkata lain. Detak jantung RY berhenti.
“Iya karena mungkin pemicunya pendarahan di bagian kepalanya itu akhirnya dia tidak kuat. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin,” ujae Ilham saat dikonfirmasi lebih lanjut.
Saat ini mendiang RY sudah di bawa ke rumah duka. Balita umur 2,5 tahun ini menjadi korban jiwa ke 5 akibat ambrolnya majlis taklim di Ciomas, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.(rp1)
Editor : Alpin.