RADAR BOGOR - Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan jebolnya tanggul saluran irigasi Cidurian Sendung di Kampung Muncang, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Kerusakan yang terjadi pada Senin (5/9) tercatat sepanjang kurang lebih 5 meter dengan tinggi 1,2 meter dan lebar 1 meter.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga, terutama petani yang menggantungkan pengairan sawah pada saluran tersebut.
Menindaklanjuti arahan langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Tim UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V bergerak cepat melakukan penanganan darurat pada Selasa 16 September 2025.
Kepala UPT, Esda Permana Lukman mengatakan, personel gabungan telah diterjunkan ke titik jebolnya tanggul tersebut.
Pihaknya juga melibatkan juru pengairan wilayah Jasinga, 9 anggota PPA irigasi Wilayah V, 12 warga setempat, dan 2 orang petani untuk melakukan perbaikan.
"Penanganan sementara dilakukan dengan pemasangan kawat bronjong sebanyak 9 unit, pipa galvanis 2 unit, 300 karung, dan 35 batang bambu untuk menahan aliran air," kata Esda.
Langkah ini, kata dia, merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam memastikan jaringan irigasi tetap berfungsi dan kerugian petani dapat diminimalkan.
"Penanganan permanen akan segera direncanakan agar tanggul tidak kembali jebol saat musim hujan," tukasnya.(cok)
Editor : Alpin.