RADAR BOGOR – Aksi bentrokan antar pelajar berhasil digagalkan jajaran Polsek Cileungsi, Polres Bogor Senin 15 September 2025.
Sebanyak 11 remaja ditangkap usai diduga hendak bentrok di Kampung Kubang, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi.
Peristiwa itu sempat meresahkan warga Cileungsi, namun beruntung dapat dicegah sebelum menimbulkan korban.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan, rencana bentrokan itu bermula dari ajakan yang disampaikan melalui pesan Instagram.
Ajakan tersebut melibatkan dua sekolah dengan format pertarungan 4 lawan 4. “Namun, warga yang melihat gerak-gerik mencurigakan langsung membubarkan kelompok pelajar tersebut,” katanya kepada Radar Bogor, Jum'at 19 September 2025.
Saat berusaha melarikan diri, para pelajar meninggalkan satu unit motor Honda Vario dan sebilah celurit di lokasi kejadian. Barang bukti tersebut kemudian diamankan pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Melalui Bhabinkamtibmas Jatisari, Aipda Eri Sugianto, SH, polisi berhasil menelusuri identitas para pelajar yang terlibat.
Hingga Kamis 18 September 2025, sebanyak 11 remaja berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Cileungsi.
Setibanya di kantor polisi, mereka tidak hanya diberi arahan dan pembinaan, tetapi juga dipanggilkan orang tuanya masing-masing.
Tujuannya agar keluarga turut dilibatkan dalam memberikan pengawasan. “Orang tua mereka juga turut dipanggil untuk diberikan edukasi tentang pentingnya pengawasan terhadap anak” ujar Edison.
Sebagai langkah disiplin tambahan, seluruh pelajar yang diamankan juga dikenakan sanksi berupa pencukuran rambut di Polsek Cileungsi.
"Hingga saat ini, 11 pelajar tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian"pungkasnya. (cr1)