RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, melakukan penataan ulang jaringan utilitas kabel fiber optik di sepanjang Jalan Raya Bogor.
Kabel fiber optik yang selama ini terlihat semrawut membentang di udara akan dipindahkan ke jalur bawah tanah.
Ketua Tim Pengelola Sarana Prasarana dan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi (PSPPJK) pada Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Ikhsan Adinugraha, mengatakan program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki estetika kota sekaligus meningkatkan keamanan jaringan utilitas.
Ia menjelaskan, proses relokasi jaringan fiber optik tersebut tidak bisa dilakukan sekaligus.
“Karena Jalan Raya Bogor cukup panjang dan juga banyak kabel, kita bagi segmen dimulai dari CCM sampai fly over dulu,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat 19 September 2025.
Ikhsan menambahkan, ruas jalan dari fly over Cibinong hingga Jembatan Pomad memiliki panjang sekitar sepuluh kilometer.
Jarak yang cukup panjang ini menjadi pertimbangan utama pembagian pekerjaan relokasi ke dalam beberapa tahap.
Tahap pertama difokuskan pada pengerjaan jalur dari CCM hingga fly over Cibinong.
Selanjutnya, tahap kedua akan dilakukan dari CCM sampai kawasan Kandang Roda yang juga merupakan titik padat jaringan kabel.
Sementara itu, tahap ketiga mencakup area dari Pakansari hingga Jembatan Pomad.
Menurut Ikhsan, pembagian ini akan membuat pelaksanaan lebih terukur, baik dari sisi waktu maupun pengelolaan anggaran.
“Karenakan waktunya juga, kalau sepuluh kilo lama dan juga biaya juga besar,” jelasnya.
Ia menegaskan, pengerjaan bertahap menjadi solusi agar target tetap tercapai tanpa membebani pelaksana maupun penyedia jasa.(cr1)