Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

‎Pasca Musibah Ruang Kelas Ambruk, Inspektorat Kabupaten Bogor Buru Pelaksana Pembangunan SMKN 1 Cileungsi

Abilly Muhamad • Sabtu, 20 September 2025 | 11:04 WIB

Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, Arif Rahman saat dimintai keterangan.
Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, Arif Rahman saat dimintai keterangan.


‎RADAR BOGOR - Inspektorat Kabupaten Bogor, hingga kini masih mengejar pelaksana pembangunan SMKN 1 Cileungsi.

‎Pasalnya, beberapa waktu lalu SMKN 1 Cileungsi mengalami musibah ruang kelas ambruk akibat kontruksi bangunan yang tidak kuat.

‎Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, Arif Rahman mengungkapkan, mereka saat ini tengah melakukan pengumpulan fakta soal SMKN 1 Cileungsi.

‎"SMKN 1 Cileungsi lagi pengumpulan fakta," ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 20 September 2025.

Baca Juga: Skema Penganggaran APBD di Kota Bogor Bakal Dikocok Ulang, Segini Persentase yang Difokuskan untuk Infrastruktur

‎Saat ini juga, kata dia, pihaknya sedang mengejar pelaksana pembangunan. Karena, hingga saat ini pelaksanan belum ditemukan.

‎"Alamatnya kita sudah punya tadi cek disana tidak ada respon," jelas dia.

‎Selain itu, untuk pemeriksaan fisik bangunan, kata dia, mengalami kesulitan lantaran kondisi sekolah yang sudah dibongkar.

‎"Ketika kita kesana pas ada Menteri Pendidikan hari Kamis lalu, siangnya langsung dibongkar," tutur dia.

Sehingga, dia mengakui bahwa dalam pengumpulan fakta tersebut alami kesusahan.

‎"Jadi kita untuk cek fisik di lapangan susah, karena kondisi tkp sudah berubah," ujar dia.

Baca Juga: Setelah September 2025, Jutaan KPM PKH dan BPNT Akan Menerima Bansos Tambahan! Simak Rincian Lengkap Agar Tidak Ketinggalan Informasinya

‎Meski begitu, kata dia, akan memberitahukan lebih lanjut apabila pelaksana pembangunan sudah diketahui.

‎"Kita baru akan sampaikan nanti kalau ketemu dengan pelaksananya, karena sampai sekarang belum bisa ketemu sama pelaksananya," imbuh dia.

‎Begitupun, dalam pengejaran pelaksana tidak ada batasan waktu dan akan terus berkordinasi dengan Dinas Pendidikan.

‎"Kita gaada batasan waktu, kita juga koordinasi terus sama disdik minta bantuan agar segera bisa dihadirkan," kata dia.

‎Dia menyampaikan, dalam kasus ini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Bogor karena pembangunan sekolah menggunakan oleh APBD Kabupaten Bogor.

‎"Iya, kita ditangani inspektorat Kabupaten karena pembangunannya itu ketika di APBD Kabupaten, tetapi apakah ada renovasi diselang waktu 2017-2024 kita belum tau, makannya kita koordinasi terus sama Provinsi," pungkasnya.(rp2)

Editor : Alpin.
#Ruang Kelas Ambruk #SMKN 1 Cileungsi #Inspektorat Kabupaten Bogor