RADAR BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menggelar rapat lintas daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Bupati Bogor ini fokus membahas penyelesaian masalah truk angkutan tambang yang melintas di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa meskipun dirinya baru menjabat selama tujuh bulan, persoalan jalur tambang ini sudah berlangsung lama sejak tahun 1974 dan harus segera dituntaskan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Prioritas utama kami adalah kepentingan dan keselamatan rakyat. Mari kita berjunjung tinggi musyawarah dan menempatkan kepentingan umum di atas segalanya,” tutur Rudy dalam rapat yang dihadiri berbagai pihak terkait.
Sebagai upaya nyata, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan anggaran besar melalui APBD untuk perbaikan jalan di wilayah Parungpanjang, Rumpin, dan daerah terdampak lainnya.
Proyek pembangunan jalur khusus tambang yang sepenuhnya dibiayai oleh daerah ini dijadwalkan selesai bertahap hingga tahun 2027.
“Walau izin tambang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemkab Bogor tetap bertanggung jawab memastikan keamanan warga,” tambah Rudy.
Sinergi Antar Daerah dan Penataan Jalur Angkutan Tambang
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menekankan bahwa upaya solusi adalah membangun jalur khusus angkutan tambang sepanjang 11,5 sampai 13,5 kilometer yang menghubungkan jalan provinsi dan akses tol.
Proyek ini bertujuan mengurangi kemacetan dan potensi konflik dengan aktivitas masyarakat.
“Tahun ini sudah dimulai perbaikan 66 km jalan provinsi oleh Dinas Bina Marga Jabar dan 16 ruas jalan prioritas dari Pemkab Bogor.
Total anggaran mencapai sekitar Rp104 miliar,” jelas Soma.
Selain pembangunan jangka panjang, pemerintah juga memberlakukan pengaturan jam operasional bagi truk tambang.
Truk berisi hanya boleh beroperasi malam hari pukul 22.00–05.00 WIB, sedangkan truk kosong diberi waktu operasional terbatas pada pukul 09.00–11.00 dan 15.00–16.00 WIB.
Kolaborasi Semua Pihak untuk Kepentingan Masyarakat
Rapat ini juga menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif antar pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha agar pembangunan infrastruktur berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga sekitar.
“Pembangunan harus selaras dengan kebutuhan masyarakat. Semua pihak harus berkomitmen menjaga kesepakatan demi kelancaran proyek dan kenyamanan warga,” tegas Sekda Kabupaten Tangerang.
Hadir dalam rapat ini Forkopimda, Sekretaris Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, para kepala perangkat daerah, Camat Legok, karang taruna, KNPI, serta perwakilan transportasi tambang.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim