Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rangkaian Gempa Guncang Kabupaten Bogor, BMKG Catat 40 Kali Getaran dan BPBD Lakukan Pendataan Kerusakan

Muhammad Ali • Minggu, 21 September 2025 | 20:48 WIB
Sejumlah rumah di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, yang terdampak akibat gempa bumi, Minggu 21 September 2025.
Sejumlah rumah di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, yang terdampak akibat gempa bumi, Minggu 21 September 2025.

RADAR BOGOR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 40 kali gempa mengguncang wilayah Bogor sejak Sabtu (20/9) malam hingga Minggu 21 September 2025 sore.

Rangkaian ini terdiri dari satu gempa utama berkekuatan Magnitudo 4,0 disusul 39 kali gempa susulan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor, Agus Suyatna, menjelaskan bahwa dampak gempa dirasakan di wilayah Bogor Barat.

Beberapa titik terdampak di antaranya Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, serta Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang.

“Info sementara berdampak di sekitar Bogor Barat yaitu Desa Purwabakti, Pamijahan, dan Desa Purasari, Leuwiliang,” ujar Agus kepada Radar Bogor, Minggu 21 September 2025.

Ia menambahkan, dari laporan sementara terdapat sejumlah rumah mengalami keretakan. Namun, kerusakan tersebut masih dalam kategori ringan.

Proses pendataan secara menyeluruh masih terus dilakukan oleh pihak kecamatan, desa, serta tim BPBD Kabupaten Bogor.

“Ditandai dengan beberapa rumah retak-retak, masih kategori ringan. Untuk data fix masih dalam proses pendataan baik yang dilakukan oleh pihak kecamatan dan desa juga dari BPBD,” jelasnya.

Agus juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan keluarga dan mengamankan dokumen berharga, khususnya bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

“Kepada masyarakat diminta tetap tenang tetapi tetap waspada, mengamankan anggota keluarga masing-masing, surat-surat berharga terutama rumah yang retak-retak, sambil menunggu perkembangan gempa dari BMKG,” pungkasnya.

Hingga kini, BPBD bersama aparat setempat masih melakukan monitoring di lapangan.

BMKG juga terus memantau aktivitas seismik guna memastikan perkembangan lanjutan terkait potensi gempa susulan di wilayah Bogor. (Cr1)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Alpin.
#gempa bumi #kabupaten bogor #bmkg