Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bullying Berujung Penganiayaan, Seorang Santri di Leuwisadeng Bogor Meninggal Dunia

Septi Nulawam Harahap • Senin, 22 September 2025 | 14:26 WIB
Ilustrasi pengeroyokan di Bogor
Ilustrasi pengeroyokan di Bogor

RADAR BOGOR - Kasus perundungan berujung penghilangan nyawa terjadi di sebuah pesantren di Desa Cibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Korban perundungan FD (15) mengalami penganiayaan oleh AZ (14) hingga dilarikan ke RSUD Moh Noh Nur Leuwiliang.

Lantaran mengalami luka cukup parah, korban dirujuk ke RSUD Idham Chalid sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara mengatakan, kasus perundungan itu terjadi pada Kamis, 11 September 2025 lalu.

"Sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku AZ masuk dalam kamar korban. Pada saat itu, pelaku sudah membawa satu buah bongkahan batu, dan satu buah besi bekas kaki kursi," ungkapnya.

Tanpa kata-kata, pelaku langsung menyerang korban dengan memukulkan batu tepat pada bagian wajah korban.

Kemudian pelaku juga memukul besi ke arah kepala korban sebanyak 5 kali.

"Pelaku sudah diamankan sejak 16 September 2025, berinisial AZ usia 14 tahun kelas IX. Sementara korban berinisial FD usia 15 tahun kelas IX Ponpes Darul Rahman," jelas AKP Teguh Kumara.

Dugaan sementara, kata dia, kasus penganiayaan ini dipicu oleh perilaku bullying yang dilakukan korban terhadap pelaku.

"Korban awalnya sebagai pelaku bullying terdahap pelaku. Kami masih mendalami kasus ini," tandasnya.(cok)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Alpin.
#Leuwiliang Bogor #penganiayaan #bullying