Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Investigasi Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Jonggol Kabupaten Bogor, Sampel Makanan Masih Diteliti

Muhammad Ali • Rabu, 24 September 2025 | 22:43 WIB
Ilustrasi: Menu makan bergizi gratis atau MBG untuk siswa di Bogor.
Ilustrasi: Menu makan bergizi gratis atau MBG untuk siswa di Bogor.

RADAR BOGOR – Muspika atau Forkopimcam Jonggol bersama unsur terkait melakukan investigasi terkait dugaan adanya keracunan Makanan Bergizi (MBG) di SMPN 1 Jonggol pada Selasa, 23 September 2025.

Camat Jonggol Andri Rahman menjelaskan saat ini kasus tersebut masih berupa dugaan karena sampel makanan sudah dibawa ke laboratorium Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Perlu disampaikan bahwa masih dugaan karena sampel makanan MBG tersebut sudah dibawa ke lab Pemkab Bogor, dan harus ditegakkan terkait dengan hasil cek lab tersebut sehingga tidak ada prasangka-prasangka dan tidak ada hal-hal yang posisinya menyatakan iya dan tidak, tapi itu hasil lab yang akan dilakukan nanti,” ujar Andri kepada Radar Bogor, Rabu, 24 September 2025.

Selain itu, muspika juga memberikan sejumlah arahan kepada SPPG, ahli gizi, hingga pihak dapur yang berlokasi di Pojok Salak untuk lebih memperhatikan aspek higienitas.

Arahan tersebut mencakup proses memasak, penyajian, hingga pembersihan peralatan, serta menjaga kebersihan tenaga pelaksana yang memasak dan mengemas makanan.

Pihak sekolah juga diimbau menyiapkan tempat penyimpanan makanan agar tetap higienis, termasuk memastikan ruangan tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung.

“Dan juga akan dilaksanakan kegiatan rapat khusus dengan SPPG yang ada di Jonggol bersama forkopimcam, puskesmas, dan unsur sekolah sehingga mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya,” tuturnya.

Pihaknya berharap kejadian ini cukup terjadi sekali di SMPN 1 Jonggol dan tidak merembet ke sekolah lain. Jika pun terjadi, penanganan bersama dari SPPG, sekolah, dan muspika diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan dampak negatif ke luar.

Menurutnya, program MBG merupakan salah satu kebijakan penting pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo yang juga harus didukung penuh di wilayah Kabupaten Bogor.

“Jadi perlu digarisbawahi, belum bisa dikatakan ini keracunan makanan MBG karena beberapa anak yang terindikasi bereaksi dari makanan ini memang punya riwayat sakit dan ada yang melebihi porsi makan yang ada,” pungkasnya. (cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#SMPN 1 Jonggol #keracunan #Mbg #kabupaten bogor