RADAR BOGOR – Warga Kampung Cilubang, Desa Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi jalan berlubang di Jalan Kampung Cilubang.
Lubang ini telah ada selama kurang lebih dua bulan dan hingga kini belum ada perbaikan yang jelas, Kamis 25 September 2025.
Hartono (56), warga setempat yang turut mengatur lalu lintas di sekitar jalan berlubang, menjelaskan bahwa plang yang terpasang di lokasi berasal dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Bogor.
“Kalau masalah dibangun, saya tidak tahu. Tapi itu dipasangnya sama orang PUPR,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis 25 September 2025.
Jalan berlubang tersebut pernah menyebabkan kecelakaan kendaraan bermotor.
Menurut Hartono, meski tidak parah, insiden itu menunjukkan risiko bahaya bagi pengendara yang melintas.
Sejak kecelakaan itu, warga memasang tali-tali di sekitar lubang jalan sebagai tanda agar pengendara lebih berhati-hati.
Hartono menegaskan bahwa tali-tali tersebut merupakan inisiatif warga sendiri supaya jalan yang rusak terlihat jelas.
“Kalau tali-tali itu dari warga sendiri supaya jalannya kelihatan,” ungkapnya.
Plang DPUPR Kabupaten Bogor baru dipasang setelah adanya kecelakaan dan sejak saat itu dijaga oleh warga setempat.
Namun, Hartono mengaku tidak mengetahui kapan jalan tersebut akan diperbaiki.
“Kalau diperbaiki saya nggak tahu, karena pihak Dinas PUPR nya nggak ngomong. Saya nanya kapan dibangun, ya mungkin turun dari kabupaten, tapi saya nggak tahu,” ujarnya.
Kondisi jalan berlubang juga menyulitkan pengendara, terutama saat hujan, karena lubang yang cukup dalam dapat membuat kendaraan rawan tergelincir.
Warga setempat pun harus lebih waspada saat melintas. Meskipun ada plang dan tali peringatan, jalan yang rusak tetap berisiko menimbulkan kecelakaan jika tidak segera diperbaiki.
Hartono mengaku khawatir keselamatan warga tetap terancam. “Harapannya diperbaiki biar nggak nyelakain orang,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Bogor, belum memberikan keterangan atau tanggapan terkait kondisi jalan berlubang tersebut saat dikonfirmasi Radar Bogor.(cr1)