RADAR BOGOR – Kemacetan di Jalan Raya Cileungsi, Kabupaten Bogor, setiap hari terus menjadi keluhan pengguna jalan.
Kondisi kemacetan di Jalan Raya Cileungsi ini sudah berlangsung bertahun-tahun, namun sampai sekarang belum juga menemukan solusi.
Kanit Lalu Lintas Polsek Cileungsi, AKP Frida Hidayanti, menjelaskan bahwa faktor utama kemacetan di Jalan Raya Cileungsi adalah tingginya volume kendaraan.
“Banyak kendaraan besar, motor juga demikian sementara jalan segitu aja, belum lagi jalan berlubang atau rusak,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis 25 September 2025.
Ia menyebut, keterbatasan ruang jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang melintas setiap hari.
Situasi ini membuat arus lalu lintas kerap tersendat, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.
Firda mengatakan bahwa pihak kepolisian tidak tinggal diam.
Berbagai langkah koordinasi telah dilakukan, termasuk mengundang instansi terkait untuk membahas masalah ini secara bersama.
“Solusi sudah kami bahas sampai mengundang Dishub provinsi,” kata Firda.
Menurutnya, permasalahan kemacetan tidak bisa hanya dibebankan pada polisi lalu lintas.
Perlu keterlibatan penuh dari berbagai pihak, terutama instansi yang menangani perhubungan dan infrastruktur.
“Semua pihak harus berpartisipasi tidak hanya kepolisian tapi juga Dishub,” tegasnya.
Hingga kini, harapan warga akan adanya solusi nyata masih menanti tindak lanjut dari pemerintah daerah maupun provinsi untuk memperbaiki kondisi Jalan Raya Cileungsi.(cr1)
Editor : Alpin.