Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Di Balik Keindahan Alam Sukamakmur, Jalan Rusak Jadi Ancaman Warga dan Wisatawan

Muhammad Ali • Jumat, 26 September 2025 | 12:55 WIB
Kondisi Jalan Cibadak, Kecamatan Sukamakmur yang rusak parah.
Kondisi Jalan Cibadak, Kecamatan Sukamakmur yang rusak parah.

RADAR BOGOR - Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, sudah lama terkenal di kalangan wisatawan dengan keindahan alamnya.

Udara sejuk, panorama pegunungan, dan hijaunya hamparan kebun menjadi daya tarik bagi siapa saja yang berkunjung ke Kecamatan Sukamakmur.

Namun, di balik keindahan alam Kecamatan Sukamakmur itu, tersimpan kenyataan pahit, akses jalan yang rusak parah.

Jalan Cibadak Sukamakmur adalah salah satunya. Jalannya berkelok, dipenuhi tanjakan dan turunan curam.

Lubang menganga di berbagai titik, membuat pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak tergelincir.

Apalagi saat musim hujan tiba, kondisi jalan semakin licin dan berbahaya.

Tuti, warga yang baru setahun tinggal di daerah tersebut, masih ingat betul kondisi jalan saat pertama kali pindah.

“Pas saya pindah ke sini juga jalannya udah kaya gini. Emang udah rusak, cuma ga separah sekarang. Karena hujan terus, jadi makin parah,” tuturnya kepada Radar Bogor, Jumat 26 September 2025.

Kondisi Jalan Cibadak, Kecamatan Sukamakmur yang rusak parah.
Kondisi Jalan Cibadak, Kecamatan Sukamakmur yang rusak parah.

Ia menambahkan, sejak tinggal di sana belum ada perbaikan signifikan. Pernah ada petugas yang meninjau, tetapi tanpa hasil nyata.

“Waktu itu ada ya, tapi gatau siapa-siapa. Cuma berenti aja di sini, turun sebentar, terus langsung balik lagi,” ujarnya.

Kerusakan jalan ini bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tapi juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan.

Di salah satu tanjakan curam, Tuti sering melihat pengendara terjatuh.

“Kalau pagi suka ada aja yang jatuh di tanjakan itu. Memang ga sampai kecelakaan parah, tapi tetap aja bahaya,” ujarnya.

Kekhawatiran itu semakin besar saat ia memikirkan anak-anak yang harus berangkat sekolah melewati jalan rusak.

“Mudah-mudahan cepat diperbaiki. Kasihan juga anak saya sekolahnya jauh. Kalau jalannya kaya gini terus, ya susah. Orang lewat juga jadi ketakutan,” harapnya.

Bagi warga Sukamakmur, jalan rusak bukan hanya masalah kenyamanan, tapi juga soal keselamatan dan masa depan.

Perjalanan yang seharusnya singkat kerap memakan waktu lebih lama.

Motor dan mobil harus berjalan pelan, dan roda perekonomian ikut melambat.

Padahal, Sukamakmur menyimpan potensi wisata yang besar.

Keindahan alamnya bisa menjadi magnet bagi wisatawan, mendatangkan penghasilan tambahan bagi warga.

Sayangnya, akses yang buruk justru menutup peluang itu.

Bagi masyarakat setempat, harapan mereka sederhana, adanya perhatian serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan.

Mereka ingin akses yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas sehari-hari.

“Yang penting bagus aja jalannya, biar orang lewat juga tenang,” kata Tuti.

Indahnya panorama Sukamakmur seolah tertutup oleh buruknya infrastruktur jalan.

Jika akses jalan tak segera diperbaiki, warga bukan hanya kehilangan kenyamanan, tapi juga kesempatan untuk mengembangkan potensi daerahnya.

Hingga kini, mereka hanya bisa menunggu, sambil berharap pemerintah benar-benar turun tangan.(cr1)

Editor : Alpin.