RADAR BOGOR - Warga Kampung Babakan, Desa Tapos, Tenjo mengalami krisis air bersih dalam sebulan terakhir.
Di tengah wilayah Kabupaten Bogor dilanda musim hujan, wilayah Tenjo justru mengalami kekeringan.
Anomali ini dijelaskan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor, Agus Suyatna.
Menuturnya, fenomena ini memang biasa terjadi di beberapa wilayah Bogor yang dikenal sebagai kota hujan.
"Fenomena cuaca di Kabupaten Bogor memang biasa sering terjadi anomali, walaupun skalanya hanya beberapa titik wilayah desa dan kecamatan," ucapnya kepada Radar Bogor, Jumat 26 September 2025.
Ia mencontohkan ketika di musim kemarau di tahun 2023 hingga 2024. Saat itu justru terjadi banjir di sekitar wilayah Kecamatan Tamansari.
Demikian di saat musim hujan, justru terjadi kekeringan di beberapa titik seperti di Kecamatan Jonggol dan Kecamatan Tenjo saat ini.
"Bahkan Desa Weninggalih Jonggol, sering mengalami kekeringan sepanjang tahun baik di musim penghujan maupun kemarau," jelas Agus.
Meski demikian, hingga saat ini BPBD Kabupaten Bogor baru menerima laporan kekeringan di wilayah Kampung Babakan, Desa Tapos, Tenjo.
Hal itu disebabkan kondisi geografis yang semakin ke wilayah utara perbatasan Tangerang dan Tangerang Selatan, yang cenderung lebih panas dan kering.
"Untuk distribusi, kami siap suplai air bila ada laporan kekeringan yang butuh air bersih. Termasuk di Tenjo, kami bersama PDAM Tirta Kahuripan telah mendistribusikan bantuan air bersih," tandas Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor itu.(cok)