RADAR BOGOR - Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor menyelenggarakan Rakordapimda dengan tema "Merajut Sinergi, Menguatkan Kolaborasi, Menuju Kepemimpinan Berkemajuan untuk Amal Usaha Muhammadiyah Pendidikan Kabupaten Bogor".
Rakorda kali ini melibatkan peserta dari Pimpinan Cabang se-kabupaten Bogor, terdiri dari Wakil ketua PCM yang membidangi pendidikan, ketua dan sekretaris majelis dikdasmen dan PNF PCM.
Rakordapimda yang berlangsung selama satu hari tersebut diantaranya membahas terkait kebijakan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan PNF PDM Kabupaten Bogor, serta bedah kaidah yang digunakan untuk menyelenggarakan program kerja majelis dan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) Pendidikan, Tata kelola keuangan, Ketentuan kepegawaian, sharing pengelolaan sekolah atau madrasah, kurikulum Ismuba, sosialisasi sekolah unggul dan lainnya.
Ketua PDM Kabupaten Bogor, Ahmad Yani mengungkapkan, maksud kehadiran lembaga pendidikan Muhammadiyah di tengah masyarakat untuk menunaikan mandat konstitusi negara yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Tugas mulia ini menurutnya tidak bisa dilakukan sendiri, dibutuhkan sinergi dan juga kolaborasi dari semua unsur kekuatan yang terlibat di sektor pendidikan," katanya di aula lantai 2 Kampus Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA), Sabtu 27 September 2025.
Dalam periode ini, menurutnya menteri yang mengurusi soal pendidikan dasar dan menengah adalah kader Muhammadiyah yakni Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Ia menjadi salah satu pemimpin di level kementerian yang tetap memegang teguh nilai etik serta mengedepankan program kerja yang revolusioner," katanya.
Ahmad Yani mengungkapkan, sebagai pembelajaran diperlukan flashback dengan sejarah perang khandak yakni pasukan kaum muslimin yang dipimpin langsung oleh Rasulullah yang hanya sepertiga dari pasukan kafir.
Namun, kemenangan di tangan kaum muslimin, karena kolaborasi, sinergi dan strategi yang baik oleh Rasulullah.
Begitulah analogi Ahmad Yani, yang digunakan dalam menguatkan semangat pejuang pendidikan dalam perjuangan memajukan AUM di Kabupaten Bogor.
Secara tidak langsung ia pun mengajak untuk terus bersinergi dalam mengemban misi Persyarikatan melalui lokomotif pemerintahan.
Begitu juga, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Bogor, Nana Muljana mengajak kepada seluruh jajaran Majelis Dikdasmen PNF PCM se-Kabupaten Bogor untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan.
Untuk menunjukkan performa terbaiknya dalam memajukan sekolah Muhammadiyah yang unggul dan patut dibanggakan.
Materi juga disampaikan mengenai penguatan idiologi Muhammadiyah oleh K.H. Ahsin Abdul Wahab, M.A yang menjabat wakil ketua membidangi Pendidikan.
Zaini Haruman, di kesempatan lain menyampaikan materi atas nama Bendahara Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor, memberikan bekal dan pembahasan yang rinci tentang tata kelola dan tata laksana keuangan di persyarikatan dan AUM Pendidikan.
Rakordapimda Dikdasmen dan PNF bersama PDM dan PCM berakhir sore hari ditutup oleh Pimpinan PDM.
Kegiatan tindaklanjut berupa Rakorda bersama kepala AUM Pendidikan se-Kabupaten Bogor di Oktober Mendatang. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim