RADAR BOGOR - Waspada jika mengonsumsi minuman energi berlebihan, sebab dapat jadi masalah terhadap kesehatan jantung, terutama para anak muda.
Itu diungkapkan dr Christy Efiyanti, SpPD, FINASIM yang merupakan Dosen Fakultas Kedokteran Institut Pertanian Bogor (IPB) University.
Ultimatum tersebut, disampaikan Christy bertepatan saat peringatan Hari Jantung Sedunia yang biasa diperingati setiap 29 September.
Dikutip dari laman resmi IPB pada Selasa 30 September 2025, menurut Christy, pola hidup modern seperti begadang, mengonsumsi minuman energi berlebihan sampai kurang berolahraga mengakibatkan generasi muda makin rentan.
Lebih lanjut Christy mengatakan, kasus gagal jantung karena mengonsumsi minuman energi bukan hal baru.
Fenomena tersebut, sudah terjadi di berbagai negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia.
Apalagi, ada tren mengonsumsi minuman energi demi menunjang stamina saat beraktivitas.
Menurutnya, ada salah satu kasus yakni pasien yang masih berusia 21 tahun mengalami gagal jantung karena setiap hari konsumsi empat kaleng minuman energi.
Ia menambahkan, kandungan kafein dalam jumlah besar jika tak segera ditangani dapat mengakibatkan gagal jantung.
Christy menjelaskan, gagal jantung dapat menimpa siapapun.
Diterangkan Christy, harus ada peringatan yang jelas di label minuman energi mengenai potensi bahaya terhadap jantung apabila dikonsumsi secara berlebihan.
dr Christy memperingatkan, kebiasaan buruk generasi muda diantaranya sering konsumsi makanan cepat saji, bergadang, vape, merokok hingga jarang berolahraga makin memperbesar risiko alamai gangguan jantung.
Christy menuturkan, dengan rutin olahraga merupakan jadi solusi yang sering dianggap klise, padahal cara tersebut yang jadi penyelamat.
Melalui berolahraga, seseorang dapat menjaga fungsi jantung, sekaligus mencegah osteoporosis maupun sarkopenia saat sudah tua.
Christy kembali mengingatkan, tak ada tawar-menawar hidup sehat sebab investasi seumur hidup supaya jantung tetap baik hingga tubuh terbebas dari risiko penyakit mematikan. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim