RADAR BOGOR – Pencarian Pahrudin, pemuda 21 tahun yang hanyut di Sungai Cikaniki, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sudah memasuki hari keenam.
Hingga kini, keberadaan Pahrudin yang hanyut di Sungai Cikaniki masih misteri, belum ada tanda-tanda ditemukan.
Kejadian bermula saat Pahrudin hendak mengambil rumput di sekitar Sungai Cikaniki untuk pakan hewan ternak.
Rutinitas sederhana itu berubah menjadi tragedi yang membuat keluarga dan warga sekitar cemas.
Adam Hamdani, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, menjelaskan dugaan awal mengenai hilangnya Pahrudin di Sungai Cikaniki.
“Patut diduga terpeleset ke Sungai Cikaniki. Gak ada saksi juga, cuma dugaan begitu,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat 3 Oktober 2025.
Adam mengungkapkan, sejak laporan diterima, petugas SAR, Basarnas, aparat desa, dan keluarga terus menyisir lokasi Sungai Cikaniki.
Setiap sudut sungai diperiksa dengan teliti untuk memastikan tidak ada yang terlewat.
Ia mengatakan, basarnas yang memimpin operasi pencarian, memastikan semua langkah dilakukan sesuai prosedur agar peluang menemukan Pahrudin maksimal.
Tim SAR bekerja tanpa lelah, mengandalkan pengalaman dan koordinasi ketat.
“SOP Operasi SAR 7 hari, tapi nanti akan musyawarah lagi bila lewat H+7,” kata Adam, menandai kemungkinan perpanjangan pencarian jika korban belum ditemukan.(cr1)
Editor : Alpin.