CISARUA - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama sejumlah unsur masyarakat Puncak gotong royong membersihkan aliran Sungai Ciliwung, Cisarua.
Dipimpin langsung Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Sungai Sedunia 2025.
"Saya sangat bahagia sekaligus bangga, banyak dari masyarakat di sini turun langsung membersihkan sungai di hulu DAS Ciliwung," ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat 3 Oktober 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Hanif juga ikut turun ke aliran sungai serta memungut sampah yang terlihat di aliran Sungai Ciliwung, belakang Pasar Cisarua.
Menurutnya, Sungai Ciliwung memiliki panjang 118 Km, dengan bagian hulu DAS segmen satu sepanjang 17 Km dengan luas 15 ribu hektare.
Dengan bentuknya yang semakin menyusut ke bawah, sehingga membahayakan wilayah hilir yang dilintasi Sungai Ciliwung.
"Sungai Ciliwung menampung air banyak sekali di hulu, kemudian menyempit di bagian tengah sampai ke hilir. Ini bahaya sekali," tutur Hanif.
Ketika hujan turun di kawasan hulu, maka volume air yang besar berpotensi menyebabkan bencana di kawasan hilir seperti Kota Depok, dan Jakarta.
Sehingga, sambung Hanif, penanaman pohon serta meminimalisir sampah di wilayah hulu seperti Puncak, Bogor harus terus dilakukan.
"Sehingga pembersihan sungai seperti ini wajib dilakukan. Mudah-mudahan semua penduduk terutama warga Cisarua ini dapat tertular," tandasnya.(cok)
Editor : Alpin.