Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berikan Perhatian kepada Korban Kecelakaan Truk Tambang di Parung Panjang Bogor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sebut Negara Sudah Abai

Alpin. • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 13:14 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat bertemu dengan Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat bertemu dengan Kepala BGN, Dadan Hindayana.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menyoroti soal keberadaan aktivitas truk tambang di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Bahkan, Dedi Mulyadi menyebut negara telah abai dalam memberikan keselamatan dan memberikan hak kepada warga Parung Panjang dan sekitarnya.

Menurut Dedi Mulyadi, kondisi ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sebagai bentuk pengakuan abainya negara kepada rakyatnya, Dedi Mulyadi mengundang sejumlah orang yang menjadi korban kecelakaan truk tambang di Parung Panjang.

Warga Parung Panjang, Kabupaten Bogor, yang menjadi korban truk tambang diundang ke kantor Gubernur Jawa Barat.

"Yang pertama saya mengucapkan terima kasih atas kehadirannya di Gedung Pakuan yaitu Kantor Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat," ujar Dedi Mulyadi.

"Barangkali pertama dalam sejarah kehidupan bapak-ibu orang Parung Panjang datang ke sini," kata Dedi Mulyadi di hadapan sejumlah korban kecelakaan truk tambang, alam video diunggah Kang Dedi Mulyadi Channel.

Orang-orang yang hadir pada saat itu kompak mengakuinya dan menyebut, baru pertama kalinya menginjakkaan kaki di kantor Gubernur Jawa Barat. "Benar, Pak," kata mereka kompak.

Gubernur Jawa Barat mengakui dirinya memberikan perhatian kepada Parung Panjang yang menjadi pusat masalah selama bertahun-tahun.

Kang Dedi Mulyadi atau KDM merasa perlu memanfaatkan otoritas yang kini dipegangnya sebagai Gubernur Jabar untuk membawa kebaikan bagi warga Parung Panjang dan sekitarnya.

"Saya ini punya intuisi kepemimpinan yang selalu ingin membangun harmoni hubungan hidup manusia," paparnya.

"Manusia dengan Allah, manusia dengan alam, manusia dengan manusia. Kemudian yang pada akhirnya semuanya menuju harmoninya manusia dengan Tuhan," tuturnya.

Dedi Mulyadi mengaku, desakan untuk dirinya bertindak ke Parung Panjang, Kabupaten Bogor, sebenarnya bukan baru-baru ini saja.

Sejak masih menjadi anggota DPR RI, sambungnya, banyak warga Parung Panjang sampai menginap di rumahnya.

Mereka meminta KDM untuk terlibat menyelesaikan permasalahan di wilayah yang berbatasan dengan provinsi Banten itu.

"Ketika saya terpilih menjadi Gubernur,saya bisa melihat kondisi Parung Panjang yang sebenarnya. Saya melihat Parung Panjang itu adalah peristiwa tragedi kemanusiaan," katanya.

Peristiwa tragedi kemanusiaan yang dimaksud Dedi Mulyadi adalah ada ratusan orang meninggal dunia akibat ditabrak, dilindas truk tambang.

Angka itu baru beberapa tahun belakangan saja. Jika ditarik ke belakang selama puluhan tahun tambang beroperasi, bisa jadi sudah ribuan orang tak berdosa melayang menjadi 'kayu bakar' aktivitas pertambangan.

Selain itu, ada ratusan orang yang mengalami luka bahkan mengalami cacat permanen akibat aktivitas pertambangan di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya.(**)

Editor : Alpin.
#dedi mulyadi #truk tambang #gubernur jawa barat #parung panjang